Lawan Banjir di Maesan, Bondowoso Bergerak Tanam 2.000 Pohon dari Hulu Sungai

Jurnalis: Haryono
Editor: Fisca Tanjung

22 Jan 2026 16:09

Thumbnail Lawan Banjir di Maesan, Bondowoso Bergerak Tanam 2.000 Pohon dari Hulu Sungai
Gerakan penghijauan tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah daerah hingga masyarakat. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mengurangi risiko bencana banjir terus digenjot melalui aksi nyata di lapangan. Pada Kamis, 22 Januari 2026, sebanyak 2.000 bibit pohon ditanam di sepanjang aliran sungai Desa Gunungsari, Kecamatan Maesan, wilayah yang selama ini dikenal rawan banjir.

Gerakan penghijauan tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah daerah hingga masyarakat.

Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa penanaman pohon ini bukan kegiatan simbolik semata, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga lingkungan dan keselamatan warga.

“Ini bukan soal hari ini atau besok. Menanam pohon adalah investasi untuk masa depan. Yang ingin kita bangun adalah kesadaran bersama agar lingkungan dirawat secara berkelanjutan,” ujarnya di sela kegiatan.

Baca Juga:
Tingkatkan Kualitas Taman Hutan Kota, Dinas Perkim Kota Madiun Rencanakan Pemeliharaan

Fathur Rozi mengungkapkan, kawasan aliran sungai Desa Gunungsari memiliki tingkat kerawanan banjir yang cukup tinggi.

Dalam setahun terakhir, wilayah tersebut bahkan dua kali terdampak banjir. Kondisi itu menjadi alasan kuat perlunya langkah pencegahan yang konsisten dan terukur.

Ia menilai, kekuatan utama gerakan ini terletak pada kolaborasi lintas sektor. Selain BPBD Bondowoso, kegiatan tersebut melibatkan Forkopimda, seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, komunitas Bondol Bondowoso, PMI, Pramuka, relawan kebencanaan, hingga warga setempat.

“Ketika semua unsur turun bersama, itu menandakan ada kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan bukan tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama,” katanya.

Baca Juga:
Sinergi Hijau di Tuban, Perhutani KPH Parengan dan PT TGE Tanam Alpukat sampai Durian Pulihkan Ekologi

Bibit pohon yang ditanam berasal dari Perhutani, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Timur, serta BPBD Bondowoso. Jenisnya pun beragam, mulai dari tanaman tegakan hingga pohon buah, yang dipilih karena mampu menyerap air, menahan erosi tanah, sekaligus memberi manfaat ekologis dan ekonomis di masa depan.

Namun demikian, Fathur Rozi menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak berhenti pada jumlah pohon yang ditanam. Menurutnya, perawatan dan pemantauan menjadi kunci agar tanaman dapat tumbuh optimal.

“Kalau hanya ditanam lalu dibiarkan mati, itu tidak ada artinya. Yang terpenting adalah memastikan pohon-pohon ini hidup dan benar-benar berfungsi bagi lingkungan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tanam pohon telah menjadi agenda berkelanjutan di Bondowoso, terutama di wilayah rawan bencana. Sebelumnya, aksi serupa juga dilakukan di Desa Sumbersalak dan beberapa titik lainnya.

“Intinya sederhana, pohon harus mampu menyerap air, menahan tanah, dan menjaga keseimbangan alam. Jika itu terjaga, risiko bencana bisa ditekan,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah, Begini Imbauan BNPB

Baca Selanjutnya

Museum Multatuli Naik Peringkat, Ditetapkan sebagai Museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan

Tags:

penghijauan Tanam Pohon Laean Banjir Bondowoso Bergerak dari Hulu Mengurangi Resiko Banjir

Berita lainnya oleh Haryono

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

16 April 2026 15:25

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

16 April 2026 15:07

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

16 April 2026 14:55

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

16 April 2026 01:14

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

16 April 2026 00:45

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H