Kunjungi Ponpes Al Ishlahiyah di Malang, Menko PMK: Bahasa dan Digital Penting Dipelajari

Jurnalis: Gumilang
Editor: Mustopa

14 Jul 2025 21:27

Thumbnail Kunjungi Ponpes Al Ishlahiyah di Malang, Menko PMK: Bahasa dan Digital Penting Dipelajari
Menko PMK Pratikno ketika mengunjungi Ponpes Al Ishlahiyah, Singosari, Kabupaten Malang. (Foto: Prokopim Kabupaten Malang)

KETIK, MALANG – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengunjungi Ponpes Al Ishlahiyah, Singosari, Kabupaten Malang, Senin, 14 Juli 2025. Pada saat itu ia menekankan pentingnya bahasa dan digital.

Menurut Menko PMK, pentingnya bahasa sebagai pintu utama ilmu pengetahuan. Selain bahasa internasional seperti Inggris dan Arab, generasi muda juga harus memahami bahasa digital sebagai keterampilan kunci di era teknologi.

“Penguasaan ilmu pengetahuan membutuhkan media komunikasi, yaitu bahasa. Saat ini, bahasa dan digital menjadi bagian penting yang harus dikuasai,” ujar Pratikno.

Ia juga menekankan bahwa sejarah keilmuan dunia tidak bisa dilepaskan dari peran peradaban Islam. Tokoh-tokoh seperti Al-Jabbar, Ibnu Sina, Al-Zahrawi, dan Jabir ibn Hayyan merupakan pelopor ilmu-ilmu dasar modern seperti matematika, kedokteran, bedah, dan kimia. 

Baca Juga:
Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

"Pemimpin Islam pada masa lalu adalah pencetus utama berbagai cabang ilmu yang mendasari kemajuan dunia modern. Sedangkan peradaban saat ini dipimpin oleh orang-orang yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, peran pesantren menjadi sangat penting dalam menjawab tantangan zaman," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul yang tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga memiliki akhlak, kesehatan jasmani dan rohani, serta daya saing tinggi. 

Dengan jumlah santri sekitar 11,5 juta, pesantren menjadi pusat pembentukan karakter bangsa yang potensial untuk menjawab tantangan masa depan. 

"Sebagai upaya transformasi pesantren, pemerintah mendorong pengembangan pembelajaran digital melalui pendirian Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) berbasis pesantren," jelasnya.

Baca Juga:
Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Layanan pendidikan jarak jauh yang diimplementasikan Universitas Terbuka kata ia, memungkinkan para santri dapat meningkatkan kualifikasi jenjang pendidikannya ke perguruan tinggi tanpa meninggalkan pengabdiannya di pesantren. 

Melalui kehadiran SALUT di lingkungan pesantren juga diharapkan mendukung modernisasi tata kelola pesantren dan membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas. 

“SALUT akan menjadi langkah penting untuk melahirkan lulusan pesantren yang bisa berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan,” kata Pratikno.

Program itu tentunya kata ia melalui penguatan nilai-nilai agama, akses pendidikan tinggi, dan kemampuan digital. Diharapkan lahir generasi santri yang unggul, siap bersaing secara global, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Malang Latifah Shohib, Direktur UT Malang Lilik Sulistyowati, Pengasuh Ponpes Al-Islahiyah Nyai Hj Anisah Mahfud, Ketua Yayasan Al-Islahiyah K.H. Hasib Mahfud, Ketua SALUT Al-Islahiyah Gus Ahsani Fathur Rohman. (*)

Baca Sebelumnya

Polres Simeulue Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2025

Baca Selanjutnya

Ketua DPRD Sebut Bupati Lumajang Lakukan Langkah Berani dalam Perjuangkan Tenaga Non-ASN

Tags:

Menko PMK Pratikno Ponpes Al Ishlahiyah Singosari Kabupaten Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

14 April 2026 21:01

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar