KETIK, MALANG – Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa dan Bali, Tubagus Arie Rukmantara, mengunjungi Graha Ketik.com, Kamis, 5 Maret 2026. Kedatangan Arie merupakan rangkaian safari silaturahmi ke sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) di wilayah kerjanya.
"Ibaratnya, kami kulonuwun dan memperkenalkan diri kembali kepada sejumlah mitra, termasuk media di wilayah kerja kami," tutur Arie.
Dalam kesempatan ini, Arie juga memaparkan program-program yang menjadi perhatian UNICEF, termasuk program penanggulangan stunting, wasting, serta kekurangan mikronutrisi. Permasalahan ini, menurutnya, diupayakan untuk diatasi melalui fortifikasi makanan.
Selain itu, Arie menyampaikan bahwa UNICEF juga memiliki perhatian dalam mendorong terciptanya sistem anggaran yang ramah anak. Hal ini tidak lepas dari masih belum terwakilinya kepentingan anak dalam sistem penganggaran.
Tubagus Arie Rukmantara, Kepala Perwakilan UNICEF Jawa Bali, saat berdiskusi dengan awak redaksi Ketik.com, Kamis, 5 Maret 2026. (Foto: Ulil/Ketik.com)
Dalam melaksanakan program-program tersebut, UNICEF menggandeng semua pihak, termasuk media. Ia berharap UNICEF dan media, termasuk Ketik.com, dapat berkolaborasi dalam memastikan anak-anak mendapatkan hak-hak mereka.
"Misalnya dengan memitigasi kekagetan publik atas adanya program-program ini. Media juga perlu menyebarluaskan praktik-praktik baik yang telah dilakukan," tuturnya.
"Selain itu, kami berharap media dapat mendorong adanya penganggaran yang ramah anak di daerah masing-masing," tambah Arie.
Acara silaturahmi ini kemudian ditutup dengan menikmati hidangan buka bersama yang diselingi diskusi ringan. Dalam diskusi tersebut, Arie kembali menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar kebijakan dan program benar-benar berpihak pada anak.
"Karena permasalahan anak tidak pernah ada habisnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci," tandasnya.
