Kualitas MBG Selama Ramadan Wajib Tetap Terjaga, Disdikbud Kota Malang Ingatkan SPPG

27 Februari 2026 15:48 27 Feb 2026 15:48

Thumbnail Kualitas MBG Selama Ramadan Wajib Tetap Terjaga, Disdikbud Kota Malang Ingatkan SPPG

Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan selama bulan Ramadhan di Kota Malang diwajibkan tetap penuhi standar gizi. (Ilustrasi: Avril/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, mewanti-wanti agar kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan selama Ramadan tetap sesuai standar. Hal ini terkait adanya perubahan menu MBG menjadi menu kering sepanjang bulan Ramadan.

Perubahan jenis menu dari makanan basah ke makanan kering dilakukan oleh pemerintah untuk memastikan kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi selama Ramadan.

Menu kering dipilih karena lebih tahan lama hingga waktu berbuka puasa serta untuk menghindari bahan makanan yang mudah rusak.

Suwarjana menilai para siswa sebagai penerima manfaat tidak menganggap skema tersebut sebagai persoalan. Meski demikian, ia menegaskan kualitas makanan harus tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program.

Suwarjana mengingatkan penyelenggara layanan untuk menjaga standar gizi dalam setiap paket makanan yang disalurkan. Pelaksanaan program di daerah, menurut Suwarjana, harus selaras dengan regulasi pemerintah pusat guna menjamin terpenuhinya hak siswa dalam memperoleh makanan bergizi, meskipun terjadi penyesuaian menu selama Ramadan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang sendiri terus mendorong SPPG menjalankan tanggung jawab secara profesional, terutama dalam merespons isu terkait menu kering MBG yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Di Kota Malang, terdapat sekitar 63 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani kurang lebih 80 ribu siswa, mulai dari tingkat SD hingga SMA. (*)

Tombol Google News

Tags:

MBG Kota Malang Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan selama bulan Ramadhan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana