KST Manfaatkan Masyarakat dan Anak-anak Serbu TNI

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Marno

18 Apr 2023 14:52

Headline

Thumbnail KST Manfaatkan  Masyarakat  dan Anak-anak Serbu TNI
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono saat memberikan statment tentang keberadaan empat anggota TNI yang hilang di Papua, di Base Ops Lanudal Juanda, Sidoarjo, Selasa (18/4/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengakui hinga saat ini TNI masih kehilangan kontak empat prajurit yang hilang usai baku tembak antara 36 prajurit TNI dengan Kelompok Sparatis Teroris (KST) Papua di Mugi-Mam, Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (15/4/2023). TNI masih terus berupaya mencari keberadaan keempat prajurit yang hilang tersebut.

"Mungkin dalam situasi seperti itu mereka bersembunyi. Tapi akan kita laksanakan pencarian keempat prajurit yang hilang kontak tersebut," kata Yudo saat menggelar konferensi pers di Base Ops Lanudal Juanda, Sidoarjo, Selasa (18/4/2023).

Yudo mengungkapkan, untuk jumlah prajurit yang meninggal dalam peristiwa tersebut adalah satu orang, atas nama Pratu Miftahul Arifin. Pratu Miftahul meninggal usai terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter, saat diserang KST Papua yang dalam penyerangannya, melibatkan masyarakat dan anak-anak.

Selain itu, lanjut Yudo, akibat peristiwa tersebut ada lima prajurit TNI yang mengalami luka tembak. Namun demikian, Yudo memastikan kelima prajurit tersebut kondisinya dalam keadaan baik. Kelimanya juga telah dievakuasi dan mendapat perawatan di Timika, Papua.

Baca Juga:
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban

Yudo menjelaskan, kontak tembak antara 36 prajurit TNI dengan KST Papua tersebut berawal saat pasukan tengah melakukan operasi pencarian Pilot Susi Air yang disandera KST Papua. Pasukan mendapat informasi terkait keberadaan sang pilot di Mugi-Mam, Nduga, Papua Pegunungan.

"Namun dalan perjalannanya dihadang dan terjadi kontak tembak dengan KST yang dalam kontak tembak tersebut mereka memanfaatkan masyarakat dan anak-anak untuk menyerbu (prajurit TNI)" ujar Yudo.

Masyarakat dan anak-anak menyerang prajurit TNI dengan berteriak-teriak dan meniup peluit. Situasi tersebut, kata Yudo, membuat prajurit TNI serba salah. Sebab, kata dia, tidak mungkin menembak warga sipil, meskipun dalam peristiwa tersebut, mereka melakukan penyerangan terhadap prajurit TNI.

"Jadi mereka (KST Papua) nembak iya dan masyarakat juga khususnya ibu-ibu dan anak-anak menyerbu. Begitu melihat tembakan dan ternyata dilihat adalah anak-anak kan gak mau nembak. Bingung antara menembak tapi yang dihadapi masyarakat. Kita selalu menghindarai jangan sampai ada korban dari masyarajat apalagi anak-anak," kata Yudo. (*)

Baca Juga:
Razia Gabungan di Lapas Kelas I Malang, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Baca Sebelumnya

Persiapan Operasi Ketupat Semeru, Dishub Jember Periksa Kondisi Bis Mudik

Baca Selanjutnya

Buruan Daftar, PT Yodya Karya Buka Lowongan 10 Posisi

Tags:

Papua TNI Panglima TNI Prajurit Hilang

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H