KETIK, SITUBONDO – Untuk mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang dengan menambah dan meningkatkan kualitas perangkat pertandingan, Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Jawa Timur melaksanakan kursus Wasit Minifootball dan Match Commissioner Level Provinsi Jawa Timur, Sabtu 26 September 2026.

Kursus Wasit Minifootball dan Match Commissioner Level Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Lantai II Pemkab Situbondo ini dihadiri peserta dari Kabupaten Kediri, Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Blitar, Ponorogo dan Malang. Dengan jumlah 30 peserta wasit dan 10 peserta Match Commissioner.

Rosi Wakil Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) sekaligus Ketua panitia kegiatan Kursus Wasit Minifootball dan Match Commissioner Level Provinsi Jawa Timur mengungkapkan bahwa, fokus utama kegiatan saat ini adalah menambah jumlah wasit dan match commissioner (Matchcom) di Jawa Timur yang siap bertugas pada Porprov tahun depan. 

​"Target dari kegiatan ini yang pertama adalah menambah jumlah wasit-wasit ataupun perangkat pertandingan di Jawa Timur yang disiapkan untuk menghadapi Porprov mendatang," ujar Rosi. 

​Saat ini, lanjut Rosi, Kabupaten Situbondo telah memiliki 9 wasit lokal terlisensi dan 4 Match Commissioner. Secara keseluruhan di wilayah Jawa Timur, terdapat 40 wasit sepakbola mini yang terlisensi.

Baca Juga:
PT BSI Sulap Jalan Dusun Ringinagung Pesanggaran Banyuwangi Jadi Super Mulus

“Sepakbola mini merupakan cabang olahraga (cabor) baru yang sudah resmi terdaftar di KONI Pusat maupun KONI Jawa Timur. Cabor ini berdiri sendiri dan bukan berada di bawah naungan PSSI atau olahraga futsal,” terang Rosi.

Pertandingannya, kata Rosi, mengacu pada aturan IMF (International Federation Football Mini). Wasitnya baru, jumlah pemainnya baru, dan bolanya menggunakan standar KSMI. “Sesuai aturan IMF terbaru, dalam pertandingan sepak bolamini dimainkan 6 melawan 6 pemain dengan bola ukuran 4,5,” tuturnya.

Tak hanya itu yang disampaikan Rosi, tapi pihaknya berharap adanya dukungan penuh dan doa dari pemerintah daerah, stakeholder, serta seluruh insan sepak bolamini agar cabang olahraga baru ini dapat terus berkembang dan naik kelas di Jawa Timur. “Kami mohon dukungan semua pihak agar cabang olahraga baru ini dapat terus berkembang dan naik kelas di Situbondo maupun di Jawa Timur,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Jalan Kabupaten di Kemukten Kersana Brebes Rampung Dibeton, Warga: Anak Sekolah Tak Khawatir Jatuh Lagi