Krisis Pasokan BBM, Warga Jember Tempuh Jalur Ekstrem ke Banyuwangi Demi Antre di SPBU

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

30 Jul 2025 15:31

Headline

Thumbnail Krisis Pasokan BBM, Warga Jember Tempuh Jalur Ekstrem ke Banyuwangi Demi Antre di SPBU
Sejumlah warga di Jember nekat melintasi perbatasan Banyuwangi melewati jalan yang ekstrem demi antre BBM di SPBU. (Foto: Atta/ Ketik)

KETIK, BANYUWANGI – Warga Jember di kawasan timur terpaksa menempuh jalur ekstrem melewati lereng Gunung Gumitir untuk mendapatkan BBM di Banyuwangi. Jalur alternatif berupa jalan setapak dan berbatu melewati perkebunan jadi satu-satunya akses setelah jalur utama ditutup.

Hal ini merupakan dampak dari krisis distribusi BBM yang terjadi di Jember sejak Sabtu, 26 Juli 2025 lalu.

Pantauan Ketik pada Rabu, 30 Juli 2025, warga dari Desa Garahan, Desa Sumberkalong hingga sejumlah desa dari Kecamatan Mayang tampak mengantre di SPBU Krikilan, Glenmore. Mereka membawa motor yang sebagian diantaranya dilengkapi dengan jeriken. Beberapa bahkan membawa dua kendaraan sekaligus.

Siti Saidah, warga Kalisat, mengaku berangkat sejak sebelum subuh dan baru mendapat 10 liter bensin pada sore hari. Menurutnya, stok BBM di Jember sangat terbatas dan antreannya panjang. Sementara harga eceran terlalu mahal. “Kalau pun dapat, paling hanya cukup dua hari,” ujar perempuan yang bekerja sebagai penjual cilok keliling ini.

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Farida, warga Kecamatan Mayang, Jember harus menempuh 40 kilometer demi mendapatkan BBM di Banyuwangi. Tak sendiri, ia mengajak suami dan seorang anaknya berburu BBM di kabupaten sebelah. Mereka kemudian berpencar dengan antre di tiga SPBU berbeda.

“Kalau beli eceran, harganya mencapai Rp25 ribu per liter, sedangkan kita buruh harian yang upahnya hanya Rp50 ribu. Sangat memberatkan,” katanya.

Sebagai masyarakat ekonomi bawah, Farida berharap krisis distribusi BBM yang terjadi di Jember segera teratasi.

Pantauan Ketik di lapangan, lonjakan pencari BBM dari Jember menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU Banyuwangi kawasan barat yang berdekatan dengan Jember. Seperti Kalibaru, Krikilan, dan Curahketangi. Antrean juga mulai tampak di SPBU Tegalyasan dan Kembiritan.

Baca Juga:
Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Diberitakan sebelumnya, krisis BBM di Jember hanya berselang dua hari setelah penutupan total Jalur Gumitir pada Kamis, 24 Juli 2025. Penutupan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali.

Penutupan total akan dilakukan hingga dua bulan ke depan, untuk perbaikan Jalur Gumitir. Jalur ini merupakan akses utama distribusi BBM dari Banyuwangi ke Jember.

Merespon krisis distribusi BBM di wilayahnya, Bupati Jember, Muhammad Fawait telah mengambil kebijakan taktis dengan kembali meminta Pertamina menambah pasokan BBM ke Jember. Selain itu, Pemkab Jember juga telah mengirim surat protes resmi kepada pemerintah pusat atas dampak dari penutupan Jalur Gumitir.

Bupati Fawait juga mengeluarkan edaran yang memerintahkan seluruh sekolah -negeri maupun swasta- yang berada di bawah Diknas Pemkab Jember, untuk menggelar sekolah secara daring. Adapun sekolah di bawah Kementerian Agama dan Pemprov Jatim, di harapkan untuk menyesuaikan. (*)

Baca Sebelumnya

TMMD Ke-125 Kodim 0108/Agara Kebut Pengecoran Gorong-Gorong di Bukit Tusam

Baca Selanjutnya

Aleza Kediri Ajak Perempuan Melek Finansial

Tags:

krisis distribusi BBM Jember Banyuwangi Pertamina SPBU Bensin Pertalite

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar