KPAI Terjun ke Kediri, Janji Kawal Kasus Santri Meninggal Dianiaya Senior

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Muhammad Faizin

1 Mar 2024 12:34

Headline

Thumbnail KPAI Terjun ke Kediri, Janji Kawal Kasus Santri Meninggal Dianiaya Senior
KPAI saat menggelar rapat koordinasi di Kantor Kemenag Kabupaten Kediri terkait kasus kematian santri asal Banyuwangi, Jumat (1/3/2024). (foto : isa/Ketik.co.id).

KETIK, KEDIRI – Jajaran anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) secara langsung datang berkunjung ke Kediri, Jumat (1/3/2024). Kedatangan mereka tak lain untuk melakukan pengawasan dan mendesak pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus meninggalnya santri bernama Bintang Balqis Maulana (14) asal Banyuwangi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al- Haniffiyah Kecamatan Mojo Kediri. 

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Waktu Luang dan Budaya, Aris Adi Laksono mengatakan peristiwa penganiayaan yang menyebabkan seorang santri meninggal di lingkup ponpes ini harus disikapi oleh semua pihak. Menurutnya, koordinasi dengan instansi terkait seperti Kementerian Agama (Kemenag), Dinas Perlindungan Anak hingga pihak kepolisian perlu dilakukan agar mendapat solusi terbaik.

"Di sini kami melakukan pengawasan secara langsung, tentu sesuai mandat UU Perlindungan Anak, kami ingin memastikan bahwa karena ini menyangkut persoalan anak maka perlindungan anak harus diberikan, terutama pada keluarga korban. Juga anak yang berkonflik dengan hukum," terangnya usai rapat koordinasi di Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, Jumat (1/3/2024).

Dalam kasus tersebut, 4 orang santri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Mereka merupakan senior korban. Masing-masing diantaranya berinisial NN (18) siswa kelas 11 asal Sidoarjo, MA (18) siswa kelas 12 asal Kabupaten Nganjuk, AF (16) asal Denpasar Bali, dan AK (17) warga Surabaya.

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

Menurut Aris, karena berstatus masih di bawah umur, maka mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan pendampingan hukum. Selain itu, pemulihan sampai dengan rehabilitasi sosial. Lebih jauh diungkapkan Aris, KPAI juga mendorong adanya pendampingan psikologis kepada pihak keluarga korban.

"Mendorong juga adanya kepedulian sosial dengan pemberian santunan, karena itu merupakan bagian dari perintah Undang-Undang Perlindungan Anak," bebernya.

Persoalan ini, lanjut Aris tidak bisa diselesaikan secara sendirian oleh pihak Kemenag. Tetapi juga harus dibantu melibatkan unsur lainnya seperti kepolisian, UPTD Dinas Sosial serta Dinas Perlindungan Anak. Dalam pertemuan itu, KPAI memberikan rekomendasi untuk mendorong secepatnya proses hukum yang saat ini sedang berjalan di tingkat kepolisian.

"Dari proses ini keputusannya seperti apa, kita harus menghormati dan mendukung bersama-sama. Tadi komitmen dari Kemenag maupun UPTD lain akan membantu kepolisian. Kami juga minta institusi pondok pesantren untuk memberikan informasi selengkapnya," tandasnya. (*) 

Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Baca Sebelumnya

Kadiskoperindag dan Kapolres Situbondo Cek Stok Pangan dan Harga Beras Jelang Ramadhan

Baca Selanjutnya

Bupati Bandung Yakini Pemilu 2024 Sudah Berjalan Fairplay

Tags:

Kpai ke Kediri santri Banyuwangi Ponpes Kediri Kemenag Kediri kediri penganiayaan Santri meninggal dianiaya

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar