KPAI Harap Isu Kekerasan Anak Jadi Program Utama Para Cagub Jatim

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

9 Okt 2024 17:42

Thumbnail KPAI Harap Isu Kekerasan Anak Jadi Program Utama Para Cagub Jatim
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Silvana Apituley. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tertinggi di Indonesia. Hal ini berdasarkan data sistem informasi online perlindungan perempuan dan anak atau simfoni PPA.

Tercatat ada 1.728 kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Jawa Timur, disusul Jawa Tengah 1.603 kasus dan Sulawesi Selatan 1.111 kasus.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Silvana Apituley mengatakan tingginya kasus di Jawa Timur harus mendapatkan perhatian, apalagi saat ini tengah berlangsung rangkaian Pilgub Jatim. 

KPAI berharap isu kekerasan terhadap anak bisa menjadi fokus utama oleh para paslon. Mengingat anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan dilindungi.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

"Mumpung Pilkada, saya ingin semua calon Gubernur Jawa Timur mengangkat isu anak menjadi fokus utama. Bukan hanya program sampingan," jelas Silvana, Rabu, 9 Oktober 2024.

Lebih lanjut, terkait kemiskinan, banyak anak yang tidak bisa mengakses pendidikan dan kesehatan. Hal ini dapat mengganggu tumbuh kembang mereka. Belum lagi mereka masih dihadapkan pada kekerasan dan eksploitasi seksual yang masih sering terjadi di Jawa Timur.

"Tidak berhenti disitu ada juga anak yang menderita sakit berat dan ketergantungan narkoba mengalami kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan," tambahnya.

Ia menyoroti, dengan jumlah kasus yang tinggi Jawa Timur harusnya memiliki lembaga pengawas independen berupa Komisi Perlindungan Daerah (KPAD). Keberadaan lembaga pengawas independen ini nantinya akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menekan angka kekerasan terhadap anak.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Hal yang kami sayangkan Jawa Timur belum memiliki lembaga pengawas independen. Padahal di provinsi lain sudah ada. Oleh sebab itu harus segera dibahas," paparnya.

Apalagi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Oleh sebab itu jumlah kasus ini berbanding lurus dengan kepadatan penduduk di Jawa Timur. 

"Jumlahnya banyak sekali Jawa Timur inj. Oleh sebab itu isu kekerasan anak ini harus menjadi pembahasan prioritas dari para paslon Gubernur Jawa Timur," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Test Pit Pasir Silika Disangka Aktivitas Tambang, Ini Penjelasan PT Maba Resource Indonesia dan Perhutani

Baca Selanjutnya

Hadir di Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, Khofifah Ajak Buruh Nyanyi Bersama

Tags:

KPAI kekerasan anak Isu Prioritas Jawa timur Program utama kampanye Pilkada jatim

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H