Kota Mojokerto Hasilkan Sampah 82 Ton per Hari, Pemkot Gandeng Rekosistem untuk Atasi

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

22 Apr 2024 10:09

Thumbnail Kota Mojokerto Hasilkan Sampah 82 Ton per Hari, Pemkot Gandeng Rekosistem untuk Atasi
Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro bersama wakil Rekosistem dalam penandatanganan kerja sama pengelolaan sampah di kantor Pemkot Mojokerto, Senin (22/4/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, MOJOKERTO – Sampah yang menumpuk setiap hari mencapai 82 ton membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kesusahan mengelolanya.

Untuk itu Pemkot Mojokerto mengajak kerja sama PT Khazanah Hijau Indonesia yang menaungi Rekosistem untuk pengelolaan sampah.

"Kami di sini akan mengelola sampah kering maupun basah yang ada di Kota Mojokerto sebagai upaya mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," ucap Ernest Layman, Co-founder dan Chief Executive Officer Rekosistem atau PT Khazanah Hijau Indonesia, Senin (22/4/2024).

Ernest menjelaskan banyak perusahaan dari Jepang yang sudah bekerja sama dengan Rekosistem dalam program pengelolaan sampah. "Perusahaan-perusahaan ini nantinya membantu dalam pengelolaan sampah yang akan kami lakukan," jelasnya.

Baca Juga:
Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) akan ditempatkan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Magersari. "Nantinya sampah ini sudah dipilah mulai rumah tangga sehingga pengelolaan ini akan lebih mudah," jelas Ernest.

Foto Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro bersama wakil Rekosistem dalam penandatanganan kerja sama di kantor Pemkot Mojokerto, Senin (22/4/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro bersama wakil Rekosistem dalam penandatanganan kerja sama di kantor Pemkot Mojokerto, Senin (22/4/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

Sementara itu, Konsulat Jendral (Konjen) Jepang Takeyama Kenichi mengatakan, masalah sampah menjadi masalah dunia, tidak hanya Indonesia. Di Jepang hal ini juga menjadi salah masalah yang belum bisa terpecahkan.

Namun, dia menegaskan Pemerintah Jepang melalui perusahaan Jepang yang ada di Kota Mojokerto akan membantu.

Baca Juga:
Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

"Kami memang concern untuk mengurangi sampah yang ada di Indonesia sehingga langkah yang dilakukan Pemkot Mojokerto sangat kami dukung," bebernya.

Takeyama mengaku jika masalah debu dan asap dari pembakaran sampah ini masih menjadi masalah tersendiri. "Kami di Jepang juga masih sangat kesulitan untuk mengatasi masalah asap pembakaran ini," jelasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto M Ali Kuncoro mengaku berkomitmen ingin mengurangi sampah di Kota Mojokerto. Dia berharap kerja sama ini bisa membawa Kota Mojokerto ke Zero Waste. "Dengan kerja sama ini maka 5 tahun ke depan impian itu bisa terjadi," ucapnya.

Ali menyebut masalah sampah menjadi masalah tersendiri di setiap daerah. Dengan kerja sama ini dia berharap jumlah sampah yang diangkut di TPA semakin berkurang. "Sehingga Kota Mojokerto bisa terbebas dari sampah," ucapnya.

Ali menyebut juga akan mengajak masyarakat Kota Mojokerto untuk mulai memilah-milah sampah dari rumah. "Sehingga dalam pengangkutan ini akan lebih mudah," ucapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Wakil Wali Kota Bandar Lampung Hadiri Gerakan Sinergitas Reforma Agraria

Baca Selanjutnya

Pemkab Kediri Targetkan Pembangunan Jembatan Jongbiru Rampung Pertengahan Tahun 2024

Tags:

sampah Pemkot Mojokerto Mojokerto Pengelolaan Sampah Rekosistem

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar