Kota Malang Siaga Lonjakan Arus Lebaran 2026, Dishub Waspadai Titik Rawan Macet di Pusat Belanja

27 Februari 2026 14:12 27 Feb 2026 14:12

Thumbnail Kota Malang Siaga Lonjakan Arus Lebaran 2026, Dishub Waspadai Titik Rawan Macet di Pusat Belanja

Ilustrasi arus lalu lintas di Kota Malang, diprediksi padat pada momen Lebaran khususnya di pusat perbelanjaan. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Kota Malang tengah bersiap menghadapi lonjakan arus mobilitas kendaraan menjelang libur Lebaran 2026. Berkaca dari tahun sebelumnya, sejumlah pusat perbelanjaan menjadi salah satu titik rawan kemacetan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Berdasarkan analisa yang dilakukan oleh Dishub Kota Malang, pergerakan masyarakat mulai padat pada H-3 Lebaran. Kepadatan juga diperkirakan kembali terjadi dan menghadapi masa puncak pada H+3 Lebaran.

"Kalau pergerakan manusianya ini, kalau kita perhatikan analisa, monitoring kami, pergerakannya itu padat pada saat H-3. Kemudian setelah lebaran itu sendiri, ya H+3 juga," ujarnya, Jumat, 27 Februari 2026.

Kondisi tersebut juga terjadi pada Lebaran di tahun 2025. Terlebih pada tahun sebelumnya, masyarakat dihadapkan dengan libur panjang yang membuat kondisi Kota Malang dipadati oleh lalu lintas kendaraan yang datang dari berbagai daerah.

"Terutama yang paling tinggi-tingginya adalah pada saat setelah liburan tahun yang lalu, karena ada libur panjang. Khususnya masyarakat yang ingin berkunjung di Kota Malang, itu yang bikin padat," lanjutnya.

Hasrat masyarakat untuk berkunjung ke Kota Malang, salah satunya dipicu oleh keinginan berlibur dan berwisata kuliner. Selain itu juga untuk mencari oleh-oleh khas Malangan yang akan dibawa kembali ke tempat asalnya.

"Kalau di awal begini, pergerakan masih landai. Nanti itu pergerakan arus lalu lintas, terutama masyarakat yang ingin belanja-belanja. Membuat pusat perbelanjaan, baik itu pasar tradisional maupun pusat-pusat belanja mal jadi padat," sebut Jaya.

Jaya menyebutkan, estimasi pergerakan manusia selama Lebaran 2026 nanti akan dirilis oleh Kementerian Perhubungan RI. Namun ia menegaskan bahwa langkah antisipasi tetap harus disiapkan dengan merujuk pada data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) tahun sebelumnya.

"Kita belum mendapatkan informasi juga dari Kementerian Perhubungan, berapa estimasi pergerakan manusia. Berapa yang diperkirakan menggunakan kendaraan umum, kendaraan pribadi. Nanti breakdown ke bawah ada sampai tingkat kami. Minimal kita persiapkan sama dengan tahun lalu," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Arus Lalu Lintas Kota Malang Kepadatan Kendaraan mobilitas lebaran kemacetan Pusat Perbelanjaan Ramadan Ramadan 2026 Lebaran 2026