KETIK, LANGSA – Kota Langsa berhasil meraih peringkat pertama kabupaten/kota se-Aceh dalam capaian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) berdasarkan laporan Simkopdes Semester I Tahun 2026.
Prestasi tersebut diperoleh dari penilaian rata-rata persentase koperasi yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Berdasarkan data Simkopdes, Kota Langsa mencatat skor NIB sebesar 98,48 persen dan skor RAT sebesar 98,48 persen.
Dengan capaian tersebut, Kota Langsa memperoleh skor akhir 98,48 persen dan menempati posisi tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung percepatan penerbitan NIB dan pelaksanaan RAT bagi koperasi desa dan kelurahan di wilayahnya.
Baca Juga:
Di Hadapan Wamen Otto, Politisi Nagan Raya Kritik Pusat yang Dinilai Abaikan UUPA“Atas nama Pemerintah Kota Langsa, saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas KDMP Kota Langsa serta seluruh stakeholder dan pihak terkait yang telah menunjukkan komitmen, kerja sama, dan dedikasi luar biasa dalam mendukung percepatan NIB dan RAT di Kota Langsa,” ujarnya.
Menurut Jeffry, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparatur gampong, pengurus koperasi, hingga masyarakat yang terlibat dalam penguatan kelembagaan koperasi.
Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang terbangun mampu menghadirkan tata kelola koperasi yang lebih baik, legal, transparan, dan akuntabel.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparatur gampong, pengurus koperasi, dan seluruh pemangku kepentingan mampu menghadirkan tata kelola koperasi yang lebih baik, legal, transparan, dan akuntabel,” katanya.
Baca Juga:
Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kota Langsa, Momentum Perkuat Semangat NasionalismeLebih lanjut, Jeffry menjelaskan bahwa kepemilikan Nomor Induk Berusaha dan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan merupakan indikator penting dalam mewujudkan koperasi yang sehat, profesional, dan memiliki legalitas yang jelas.
Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha koperasi yang berkelanjutan.
Meski berhasil meraih posisi teratas di Aceh, capaian Kota Langsa sejatinya hampir mencapai angka sempurna 100 persen.
Pemerintah daerah mencatat masih terdapat satu KDMP yang belum memperoleh Nomor Induk Berusaha karena data KTP ketua koperasi belum tervalidasi dalam sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Kendala administratif tersebut menyebabkan proses penerbitan NIB belum dapat diselesaikan sepenuhnya.
Sementara untuk indikator pelaksanaan RAT, terdapat satu KDMP yang belum melakukan pengunggahan atau submit laporan pelaksanaan RAT ke aplikasi Simkopdes.
Padahal, pendamping dan tim terkait disebut telah beberapa kali melakukan koordinasi dan mengingatkan pengurus koperasi agar segera menyelesaikan kewajiban tersebut.
Pemerintah Kota Langsa optimistis kedua indikator tersebut dapat mencapai angka 100 persen setelah seluruh kendala administratif dan pelaporan yang masih tersisa berhasil dituntaskan.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kota Langsa akan meminta surat pernyataan dari Geuchik selaku Ketua Pengawas KDMP terkait belum terlaksananya RAT Tahun Buku 2025 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembinaan dan penguatan tata kelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Jeffry berharap prestasi yang diraih Kota Langsa dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang.
Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi bersama untuk terus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Mari kita jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus bekerja, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kota Langsa yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya.(*)