KETIK, BATU – Dua perwakilan Kota Batu meraih penghargaan dalam Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau Jamsostek Award Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di Vasa Hotel Surabaya, Rabu, 16 September 2026. 

Desa Tulungrejo menempati peringkat pertama se-Jawa Timur untuk kategori khusus Perlindungan Pekerja Rentan di Desa, sedangkan Brawijaya Oleh-Oleh Kota Batu meraih peringkat ketiga pada kategori Perusahaan Skala Mikro-Kecil.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batu Mokhamad Forkan mengatakan capaian tersebut mencerminkan adanya kerja sama antara pemerintah desa, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja.

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen, kepedulian, serta kolaborasi yang solid antara pemerintah desa, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Kota Batu,” kata Forkan.

Menurut Forkan, prestasi Desa Tulungrejo pada kategori Perlindungan Pekerja Rentan di Desa menunjukkan upaya dalam memberikan jaminan perlindungan kepada kelompok pekerja yang berada di sektor rentan.

Baca Juga:
Edukasi Cegah Hepatitis B, Perwosi-GOW Kota Batu Ajak Perempuan Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

Ia menyebut kelompok tersebut mencakup petani, pedagang kecil, hingga pekerja informal lainnya. Upaya tersebut juga dinilai sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Batu dalam mengurangi kemiskinan ekstrem sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian perlindungan bagi masyarakat pekerja.

“Keberhasilan Desa Tulungrejo meraih Juara I menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memberikan perlindungan nyata bagi para pekerja rentan di tingkat desa, seperti petani, pedagang kecil, hingga pekerja informal lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Brawijaya Oleh-Oleh Kota Batu memperoleh peringkat ketiga dalam kategori Perusahaan Skala Mikro-Kecil. Capaian tersebut dinilai menunjukkan perhatian sektor usaha mikro dan kecil terhadap aspek kesejahteraan serta keselamatan tenaga kerja.

Forkan menilai perlindungan terhadap pekerja tidak hanya berkaitan dengan keberlangsungan aktivitas usaha, tetapi juga menjadi bagian dari perhatian terhadap kondisi karyawan.

Baca Juga:
Pemkab Bojonegoro Raih Peringkat Kedua Jamsostek Award Jawa Timur 2026

“Penghargaan ini membuktikan bahwa sektor usaha mikro dan kecil di Kota Batu tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan kesejahteraan dan keselamatan kerja para karyawannya,” ungkap Forkan.

Ia berharap capaian kedua perwakilan Kota Batu tersebut dapat mendorong desa-desa lain dan pelaku usaha untuk memperluas kepesertaan serta cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Forkan juga mengajak seluruh unsur terkait untuk mempertahankan kolaborasi dalam memperkuat perlindungan bagi pekerja di Kota Batu.

“Semoga capaian prestasi ini menjadi dorongan semangat dan motivasi bagi desa-desa lain serta para pelaku usaha di seluruh Kota Batu untuk terus meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan),” tuturnya.

Menurutnya, penguatan perlindungan pekerja diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya mewujudkan Kota Batu yang semakin Sae, maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan Kota Batu yang semakin Sae, maju, sejahtera, dan berkelanjutan, di mana setiap pekerja dapat bekerja dengan tenang, aman, dan terlindungi,” tuturnya. (*)