Korban Kredit KKPE Mengadu ke DPRD Jember, Kerugian Capai Belasan Miliar

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Mustopa

21 Agt 2023 08:36

Thumbnail Korban Kredit KKPE Mengadu ke DPRD Jember, Kerugian Capai Belasan Miliar
Rapat dengar pendapat korupsi penyaluran kredit KKPE Kabupaten Jember tahun anggaran 2011/2012 di ruang Komisi A DPRD Jember, Senin (21/8/2023) (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Sejumlah warga mengatasnamakan Forum Korban Makelar Paket Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (FOR KOMPAK-KPE) Kabupaten Jember, mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Senin (21/8/2023). Aduan mereka terkait penipuan penyaluran Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) yang sudah berlangsung sejak 11 tahun silam.

KKPE merupakan program dari Kementerian Pertanian dengan menyediakan permodalan petani dan peternak dengan suku bunga bersubsidi sehingga mereka dapat menerapkan teknologi rekomendasi budidaya.

Koordinator FOR KOMPAK-KPE, Joni Budi Utomo mengatakan, pada sekitar tahun 2011 - 2012, seorang oknum inisial N menawarkan pinjaman dengan bunga kecil yakni 5 persen per tahun, dan nominal kredit relatif kecil. 

Namun, nyatanya pihaknya harus melunasi kredit ratusan juta jika ingin agunannya kembali. "Saya pinjam a20 juta tapi akad saya di SPK itu jadi 125 juta, ada juga yang akadnya 350 juta padahal dapetnya 40 juta," jelasnya usai rapat.

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Waktu itu, Joni-sapaan akrabnya-, mengaku tidak tahu-menahu jika skema kredit tersebut diperuntukkan untuk Gapoktan bahkan dengan nominal mencapai Rp 500 juta.

Joni baru mengetahui jika kreditnya bermasalah saat dirinya menjalani pemeriksaan di Polres Jember sebagai saksi terlapor penyelewengan kredit oleh pihak bank. 

Joni menyebut, program KKPE di Kabupaten Jember yang dilakukan oleh N melibatkan ratusan petani fiktif dan data yang diajukan palsu serta cacat prosedur akad kredit. 

"Saya terdaftar sebagai petani kacang, padahal yang datang di sini (RDP) tadi tidak ada petani sama sekali. Ini ada kolusi antara oknum dengan pihak perbankan, meskipun palsu tapi bisa mulus," kata Joni.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Menurutnya, ada ratusan sertifikat yang dijadikan agunan mengambil kredit melalui N. "Sekitar 106 sertifikat dengan total pinjaman 11 miliar," imbuhnya. Pihaknya berterus terang dan bersedia membayar pinjaman sesuai dengan nominal yang diterima di awal. 

Sementara, Ketua Komisi A Tabroni, mengatakan RDP kali ini merupakan tahap awal untuk menghimpun informasi dari warga yang menjadi korban penipuan. Selanjutnya, pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan menghadirkan pihak-pihak terkait.

"Kita akan memanggil Kepolisian, bank, OJK, notaris yang disebut oleh warga untuk mengejar si N yang menjadi otak penipuan ini," tegas Tabroni.(*)

Baca Sebelumnya

Bangkit dari Pandemi, Pesanan Produk Bantengan Kota Malang Ramai Pembeli

Baca Selanjutnya

Komitmen HARRIS Hotel & Conventions Bundaran Satelit Surabaya dalam Mengurangi Limbah Makanan

Tags:

KKPE Kredit Ketahanan Pangan dan Energi penipuan Oknum Jember DPRD Jember FOR KOMPAK-KPE

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H