Konflik Hutan Sosial, Petani Silo Mengadu ke CDK

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Muhammad Faizin

12 Sep 2023 09:50

Thumbnail Konflik Hutan Sosial, Petani Silo Mengadu ke CDK
Audiensi petani Gapoktan Hutan Jati Jaya Desa Silo di Kantor Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jember Provinsi Jawa Timur, Selasa (12/9/2023) (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Puluhan petani dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Hutan Jati Jaya Kecamatan Silo mengadu kepada Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Pemprov Jatim Wilayah Jember atas hak kelola lahan hutan sosial.

Tepatnya di wilayah Petak 1 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Desa Silo. Menurut keterangan petani Gapoktan, ada sejumlah oknum yang merusak tanaman di Petak 1 dengan luas 14 hektar. 

"Sekitar 8 bulan yang lalu ada lahan milik kita itu diserobot oleh beberapa orang. Sudah ada tanamannya, kopi pisang itu dibabat," jelas Edi Susyanto, anggota Gapoktan Hutan Jati Jaya.

Sebelumnya, masalah perusakan tersebut sudah dilakukan mediasi di DPRD Jember. Namun hingga saat ini, lanjut Edi, belum ada kejelasan dan solusi masalah yang dikeluhkan para petani hutan di Silo.

Baca Juga:
Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

Para petani menuntut, untuk segera mengembalikan hak kelola lahan hutan sosial kepada mereka. "Tuntutannya kembalikan ke pemilik awal, karena kami sudah pegang SK tahun 2017 kehutanan sosial," tegas Edi.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jember Provinsi Jawa Timur, Didik Triswantara, menyampaikan bahwa pelaksanaan kehutanan sosial di wilayah Petak 1 masih kewenangan dari Perhutani.

"Langkah kami Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jember akan menindaklanjuti dengan klarifikasi pihak pengelola Perhutani seperti apa pelaksanaannya disana," jelas Didik.

Dirinya menambahkan, ada kebijakan baru terkait regulasi kehutanan sosial di pulau Jawa. Akan ada transformasi skema kehutanan sosial yg ada di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK).

Baca Juga:
Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi dan Kolaboratif

"Selanjutnya akan menata kembali data objek subjek yang ada disana. Jadi setelah Surat Keputusan itu diterbitkan ini sudah clear siapa yang mengelola, sehingga mengurangi konflik lahan di kehutanan sosial," tutup Didik.(*)

Baca Sebelumnya

Kenal di Grup WA, Pria Pemalang Perkosa Gadis Sidoarjo

Baca Selanjutnya

Didamaikan Polres Bogor, Turnamen Sepak Bola di Bogor Diakhiri dengan Juara Bersama

Tags:

Gapoktan Hutan Jati Jaya petani hutan Silo Silo Jember konflik pengelola hutan sosial Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jember Pemprov Jatim

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar