KETIK, LEBAK – Kondisi memprihatinkan dialami salah satu keluarga di Kampung Pasir Babakan, RW 08, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. 

Rumah milik Ibu Nung terlihat sudah mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan dinding, sehingga tidak lagi layak huni, terlebih saat musim hujan.

Dari pantauan di lokasi, bangunan berukuran sekitar 9 x 7 meter tersebut tampak rapuh dengan material kayu yang lapuk dan atap yang bolong di beberapa bagian. 

Kondisi itu membuat air hujan kerap masuk ke dalam rumah, mengganggu aktivitas dan kenyamanan penghuni.

Lebih memprihatinkan lagi, rumah tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan total 11 jiwa yang harus berbagi ruang di tengah kondisi bangunan yang sudah tidak layak.

Baca Juga:
Kepala Dinkes Lebak: Perawat Harus Profesional dan Berdaya dalam Menyelamatkan Nyawa

Lurah Muara Ciujung Timur, Mutria, mengatakan pihaknya telah menerima laporan langsung dari warga terkait kondisi tersebut. 

Ia menegaskan perlunya perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait untuk segera memberikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Mutria menyampaikan, “Rumah milik Ibu Nung kondisinya sangat memprihatinkan dengan ukuran kurang lebih 9x7 meter. Ketika musim hujan, rumah ini sering bocor dan tidak layak lagi untuk ditempati. Di samping itu, rumah ini dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan jumlah 11 jiwa,” kata Mutria dalam keterangan kepada wartawan, Selasa 12 Mei 2026.

Ia juga menambahkan harapannya agar pemerintah daerah dapat segera merespons kondisi tersebut.

Baca Juga:
Perawat adalah Pahlawan: PPNI Lebak Apresiasi Peran Strategis Perawat dalam Pelayanan Kesehatan

“Saya selaku Lurah Muara Ciujung Timur sangat berharap kepada pemerintah setempat dan dinas terkait agar dapat segera merealisasikan bantuan RTLH bagi warga kami di Kampung Pasir Babakan RW 08 ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Nung selaku pemilik rumah mengaku hanya bisa berharap adanya bantuan agar dirinya bersama keluarga dapat tinggal di tempat yang lebih layak dan aman. 

"Kondisi rumah yang sudah lama tidak diperbaiki membuatnya khawatir, terutama saat hujan deras turun."pungkasnya (*).