KETIK, MALANG – Lembaga Manajemen Infak (LMI) bersama LAZ Yasa Malang menggelar Halalbihalal dan Peduli Palestina dengan dihadiri oleh ratusan peserta, Minggu 12 April 2026 di Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang (UM). Donasi sebesar Rp1 miliar ditargetkan terkumpul untuk membantu rakyat Palestina.
Luqman Hadi, Kepala Perwakilan LMI Jawa Timur, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dan dukungan dalam membangun kembali Gaza. Silaturahmi dan juga jaringan harus senantiasa diperkuat untuk meneguhkan kepedulian terhadap rakyat Palestina.
"Dengan kegiatan seperti ini tentunya banyak masyarakat yang hadir, diharapkan juga banyak donasi yang terkumpul. Sehingga juga banyak dampak yang kita berikan kepada saudara-saudara kita yang ada di Palestina," ujarnya ditemui seusai acara.
Gema “Free Palestine” membahana dari seluruh peserta di tengah acara. Kehadiran penyanyi religi Opick semakin memperkuat suasana. Ia tak sekadar tampil menghibur, namun juga mengetuk hati peserta untuk berdonasi dan mengirim doa bagi Palestina.
"Target peserta kita kurang lebih di angka 3000 peserta gitu ya, dengan mendatangkan talenta-talenta nasional, yaitu Mas Opick. Dengan harapan ini menjadi semangat kita untuk peduli kepada saudara-saudara kita di Palestina," lanjutnya.
Luqman menambahkan LMI dan LAZ Yasa telah mengirimkan donasi Rp9,7 miliar untuk rakyat Palestina selama periode 2020 hingga kini. Donasi tersebut diberikan dalam bentuk emergency food and drink, selimut, peralatan medis hingga tenda darurat.
"Kami dari LMI dan Yasa terus berkomitmen untuk membangun kembali Gaza ya, terutama fasilitas-fasilitas umum di antaranya rumah sakit, musala, dan fasilitas-fasilitas yang lainnya," tegasnya.
Kegiatan Halalbihalal dan Peduli Palestina telah banyak dilakukan di beberapa kota di Jawa Timur dan perdana di Kota Malang. Kegiatan serupa akan kembali dilakukan mengingat dinilai sangat efektif dalam menghimpun bantuan bagi Palestina.
"Banyak media yang kami pakai, di antaranya melalui transfer QRIS atau ke rekening lembaga LMI dan juga Yasa. Kami promo media-media kita yang lainnya baik itu melalui web, kanal digital yang kami sediakan," katanya.
Rahmat Khairul Huda, Direktur Lembaga Amil Zakat Yasa Malang, mengaku senang dengan dibukanya kembali Masjidil Aqsa setelah ditutup selama 40 hari.
"Ini memberikan kesempatan kebahagiaan bagi umat Islam yang ada di sana untuk beribadah kembali. Kita bantu dengan donasi yang kami kumpulkan di sini untuk membantu mereka supaya tetap kuat menjalani ibadah di sana," tutupnya.(*)
