Komisi IV DPRD Situbondo Gelar RDP Polemik Pemberangkatan Jemaah Umrah, ini Penjelasan Pemilik Pertama PT Mahabbah Fairuza

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: M. Rifat

11 Feb 2025 09:35

Thumbnail Komisi IV DPRD Situbondo Gelar RDP Polemik Pemberangkatan Jemaah Umrah, ini Penjelasan Pemilik Pertama PT Mahabbah Fairuza
Baju Batik, Choirul Huda pemilik pertama PT Mahabbah Fairuza ketika memberikan penjelasan kepada Komisi IV DPRD Situbondo, Senin 10 Februari 2025 ( Foto: Heru Hartanto/Ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan Komisi IV DPRD Situbondo terungkap bahwa PT Mahabbah Fairuza telah dibekukan oleh Kementerian Agama sejak persoalan pemberangkatan jemaah umrah PC NU Situbondo mencuat, Senin 10 Februari 2025.

Hal ini disampaikan Choirul Huda Pemilik Pertama PT Mahabbah Fairuza saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPRD Situbondo di ruang rapat paripurna lantai II DPRD Situbondo.

“PT Mahabbah Fairuza saya jual pada tahun 2023 kepada Diah dan Candra Eka. Begitu muncul persoalan ada beberapa jemaah umrah komplain ke saya dan Kantor Kementerian Agama Semarang, padahal PT Mahabbah Fairuza sudah bukan milik saya,” jelas Choirul Huda dihadapan Komisi IV DPRD Situbondo.

Choirul Huda juga menyampaikan, sejak muncul persoalan jemaah umrah PCNU ini mencuat Kementerian Agama langsung membekukan.

Baca Juga:
Sidang Gugatan Jemaah Umroh terhadap PT. Mahabbah Fairuza Berakhir Damai

“Dalam persoalan ini, saya sama sekali tidak ada urusannya dengan saya, karena PT Mahabbah Fairuza sudah saya jual dan alamatnya sudah berpindah bukan lagi di Semarang Jawa Tengah, tapi di wilayah DKI Jakarta,” tuturnya.

Sementara itu, Abdur Rahman Saleh, pembina LBH Mitra Santri Situbondo yang mendampingi 12 jemaah umrah yang kecewa tersebut mengatakan, pihaknya bersyukur PT Mahabbah Fairuza telah dibekukan.

“Awalnya saya tidak tahu kalau PT Mahabbah Fairuza telah dibekukan. Saya tahu setelah mendengarkan penuturan Choirul Huda pemilik pertama PT Mahabbah Fairuza di hadapan Komisi IV DPRD Situbondo,” kata Abdur Rahman Saleh.

Tak hanya itu yang disampaikan Abdur Rahman Saleh, namun dia menegaskan akan terus mendampingi jemaah umrah PCNU Situbondo yang kecewa dalam perjalanan umrahnya.

Baca Juga:
Dari Balik Forum Publik Tandang Bareng, Ini Penjelasan Para Tokoh dan Elemen Masyarakat Banyuwangi

“LBH Mitra Santri akan terus mendampingi jamaah umrah yang kecewa hingga mendapat ganti rugi dari Direktur Operasional PT Mahabbah, Candra Eka Putra,” tegas Abdur Rahman Saleh.

Di lain pihak, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, M. Faisol menjelaskan bahwa pihaknya mengundang pihak PT Mahabbah dan pihak-pihak terkait lainnya untuk hadir dalam rapat dengar pendapat. Namun, yang hadir dalam rapat dengar pendapat ini hanya Choirul Huda pemilik pertama PT Mahabbah dan pemilik ke dua PT Mahabbah tidak hadir.

“Dalam Rapat Dengar Pendapat tadi disampaikan oleh Choirul Huda pemilik pertama PT Mahabbah bahwa ketika muncul permasalahan pemberangkatan jemaah umrah PCNU Situbondo, PT Mahabbah langsung dibekukan oleh Kantor Kementerian Agama. Oleh karena itu, kami akan mengecek apakah betul PT Mahabbah telah dibekukan seperti yang disampaikan Choirul Huda pemilik pertama PT Mahabbah itu,” jelasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Badminton Asia Mixed Team Championships 2025, Indonesia Siap Tempur Lawan Hong Kong

Baca Selanjutnya

Pj Wali Kota Batu: Kritik Insan Pers dan Media Penting Demi Kemajuan Daerah

Tags:

rapat dengar Pendapat Ini Penjelasan Choirul Huda Pemilik Pertama PT Mahabbah Fairuza

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

10 April 2026 14:02

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar