Komisi D DPRD Kab Bandung Soroti Soal Kuota Rombel 50 Siswa: Gimana dengan Sekolah Swasta?

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

3 Jul 2025 09:00

Thumbnail Komisi D DPRD Kab Bandung Soroti Soal Kuota Rombel 50 Siswa: Gimana dengan Sekolah Swasta?
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kab Bandung Asep Iksan

KETIK, BANDUNG – Anggota Komisi D yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan, SE, S.Pd, M.PdH, menyoroti soal jumlah kuota murid baru atau rombongan belajar (rombel) yang diterima di sekolah negeri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sebesar 50 siswa per kelas. Asep Ikhsan menilai, itu terlalu kebanyakan dan bisa mengurangi jumlah murid bagi sekolah swasta.

“Kalau kuota penerimaan murid baru 50 per kelas, bagaimana dengan sekolah swasta, tidak kebagian murid atuh?,” kata Asep di Gedung DPRD Kabupaten Bandung-Soreang, Kamis (3/7/2025).

Seperti diketahui, aturan Penerimaan Murid Baru (PMB) atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) menetapkan kuota 50 orang per kelas untuk beberapa jalur penerimaan, seperti jalur zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua/wali. Masing-masing jalur memiliki kuota persentase tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah daerah atau sekolah.

Menurut Asep Ikhsan, idealnya untuk penerimaan murid baru di sekolah negeri tetap sebanyak 36 orang per kelas.

Baca Juga:
Kacab Dindik Pacitan Tegaskan Tak Ada Alasan Sekolah Menahan Ijazah Siswa

Dalam SPMB, harap Asep Ikhsan, orang tua murid hendaknya tidak negeri mainded. Karena, tutur anggota Komisi D ini, sekolah swasta pun kurikulumnya sama baik swasta maupun negeri, ijazah pun sama dari Negera.

“Artinya bagaimana kita memberikan pemahaman atau informasi kepada masyarakat, carilah sekolah yang bermutu dengan biaya terjangkau, walau pun mungkin korelasinya kalau sekolah bermutu biayanya relatif lebih tinggi, tapi banyak sekolah swasta yang memiliki kepedulian dalam situasi kondisi ekonomi seperti ini, jangan berpikiran sekolah swasta itu mahal. Kadang kan digeratiskan,” ujar Asep Ikhsan.

Ia juga mengaku tidak tahu bila dalam SPMB itu ada “jalur langit” atau titipan para pejabat. “Lho, tidak tahu, apa itu jalur langit? Saya tidak pernah rekom atau menerima titipan, karena saya berpihak pada swasta. Itu mungkin jadi kebiasaan, makanya jangan negeri mainded,” ujarnya. (*)

 

Baca Juga:
SKB Menteri Ditindaklanjuti, Disdik Jatim Keluarkan Aturan Gadget di Sekolah

Baca Sebelumnya

Manfaatkan Reses, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Kunker ke Kantor Desa

Baca Selanjutnya

DTPHP Kabupaten Malang Gelontor Alsintan bagi Petani Tembakau Lewat DBHCHT

Tags:

rombel sekolah sekolah swasta dprd kabupaten bandung

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar