KETIK, LUMAJANG – Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang bersama Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang melaksanakan kunjungan kerja ke Balai Benih Ikan (BBI) Rowokangkung sebagai upaya memastikan pemanfaatan aset daerah berjalan lebih optimal sekaligus mendorong pengembangan sektor perikanan yang produktif dan berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang Ir. Yuki Harismawati menjelaskan, BBI Rowokangkung saat ini masih dalam proses lelang kepada pihak pengelola.
BBI dengan luas sekitar 1,6 hektare ini memiliki 62 kolam, namun sebanyak 19 kolam mengalami kerusakan berat sehingga memerlukan rehabilitasi secara bertahap sebelum dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang menilai percepatan proses lelang menjadi langkah penting agar BBI Rowokangkung segera kembali beroperasi.
Keberadaan BBI diharapkan mampu mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat ketersediaan benih ikan berkualitas, serta membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku perikanan di Kabupaten Lumajang.
Baca Juga:
Komisi B DPRD Lumajang Tinjau Perbaikan Ruas Jalan di Dua KecamatanSelain menjadi pusat produksi benih ikan, optimalisasi BBI Rowokangkung juga diharapkan menjadi contoh pengelolaan aset daerah yang lebih efektif, inovatif, dan bernilai ekonomi. Sinergi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Lumajang, dan pihak pengelola diharapkan mampu menghidupkan kembali potensi BBI sebagai salah satu penopang kemajuan sektor perikanan daerah.
Dengan kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak, Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang optimistis BBI Rowokangkung dapat kembali produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.