Komisi B DPRD Jember Anggap Kebijakan Impor Beras Tak Populis

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Muhammad Faizin

16 Nov 2023 07:46

Thumbnail Komisi B DPRD Jember Anggap Kebijakan Impor Beras Tak Populis
Ketua Komisi B DPRD Jember, David Handoko Seto (15/11/2023) (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Ketahanan pangan di Indonesia semakin mengalami krisis. Sebutan negara agraris sudah mulai tidak relevan lagi. Indonesia bukan swasembada, namun perlu mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Impor beras oleh pemerintah pusat diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 5 juta ton, akumulasi tahun ini dan tahun mendatang. Hal tersebut terjadi karena menurunnya produktivitas beras akibat ancaman El Nino. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember, produksi beras kabupaten setempat pada tahun 2022 mengalami penurunan sebanyak 4,81 ribu ton atau 1,35 persen dibandingkan produksi beras di tahun 2021 yang mencapai 355,52 ton.

Ketua Komisi B DPRD Jember, David Handoko Seto menyayangkan upaya pemerintah pusat melakukan impor beras. Terlebih posisi Kabupaten Jember sebagai lumbung padi seharusnya ada strategi untuk mencapai swasembada pangan.

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Ditambah terjadinya kenaikan drastis harga padi kering sawah dikhawatirkan sektor-sektor lain akan mengalami kenaikan yang signifikan. 

"Kenaikan harga secara drastis padi kering sawah secara langsung memang petani diuntungkan, tapi jangan lupa bahwa beras ini elemen penting," ungkapnya usai rapat paripurna di gedung DPRD setempat, Rabu (15/10/2023) sore.

David menilai kebijakan pemerintah tidak populis. Mengedepankan kepentingan cadangan pangan terpenuhi namun kurang tepat jika harus melakukan impor beras. "Kami meminta kebijakan pemerintah itu direview kembali," katanya.

Sedangkan, pada kesempatan yang sama Bupati Jember Hendy Siswanto menyebut ketersediaan beras di stok Bulog masih tercukupi. Ditambah bakal ada bantuan cadangan pangan dari pemerintah pusat pada tahun 2024. 

Baca Juga:
Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Ia mengatakan dalam waktu dekat Jember akan mendapat bantuan pangan lagi dari pemerintah pusat. Yang rencananya penyaluran bantuan pangan dilakukan hingga bulan Maret 2024. "Rencananya sampai bulan Maret," kata Hendy.

Menurut Hendy itu akan sangat membantu, sebab prediksi musim penghujan akan terjadi pada awal Januari. Petani akan mulai tanam padi saat itu.

Kendati demikian, kebijakan pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan pangan tersebut dengan terus melakukan impor beras.

Menanggapi itu, Hendy menyebut dalam tingkat Pemerintah Kabupaten harus mengikuti regulasi yang ditetapkan pusat. "Apa yang ada di kebijakan pusat pasti kita ikuti dong," cetusnya.(*)

Baca Sebelumnya

Kemarau Panjang, BPBD Kota Blitar Bantu Pembuatan Tandon Air Bersih Warga

Baca Selanjutnya

Satpol PP Kota Malang Tertibkan Ratusan Alat Peraga Sosialisasi Pemilu

Tags:

Impor Beras ketahanan pangan swasembada Komisi DPRD Jember tidak sepakat Jember Bupati Jember

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar