Komisi B DPRD Jatim Soroti Lemahnya Pengawasan Alat Tangkap Ikan dan Kesejahteraan Nelayan

Jurnalis: Martudji
Editor: Muhammad Faizin

5 Nov 2025 08:00

Thumbnail Komisi B DPRD Jatim Soroti Lemahnya Pengawasan Alat Tangkap Ikan dan Kesejahteraan Nelayan
Juru bicara Komisi B DPRD Jatim Muhammad Mughni. S.T., M.Eng. (Foto: Humas, Protokol dan Publikasi Sekwan Jatim)

KETIK, SURABAYA – Komisi B DPRD Jawa Timur menyoroti sejumlah persoalan dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikanan di provinsi ini. Hal itu disampaikan saat penyampaian rekomendasi terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, Senin 3 November 2025. 

Juru bicara Komisi B, Muhammad Mughni, mengungkapkan bahwa Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Timur memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp189,36 miliar pada APBD 2026 setelah dilakukan efisiensi. Jumlah tersebut turun 28,54 persen dibandingkan pagu anggaran dalam KUA-PPAS 2026.

Menurut Mughni, penurunan anggaran tersebut harus diimbangi dengan peningkatan efektivitas program, terutama dalam pengawasan alat tangkap terlarang, seperti cantrang, yang hingga kini belum berjalan optimal.

“Pengawasan terhadap alat tangkap terlarang masih lemah, terutama di wilayah Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Malang, Madura, dan Lamongan. Kondisi ini menyebabkan kerusakan ekosistem laut dan mengganggu rantai makanan yang membutuhkan waktu 15 hingga 20 tahun untuk pulih,” jelas Mughni.

Baca Juga:
Cak Hadi Beri Bantuan Puluhan Penjaga Budaya di Kediri, Perkuat Eksistensi di Tengah Globalisasi

Selain itu, Komisi B juga menyoroti konflik antarnelayan di Pulau Masalembu yang melibatkan nelayan lokal dan nelayan luar daerah pengguna cantrang. Meski kelompok nelayan telah berulang kali meminta pembentukan Pos Keamanan Laut Terpadu (Poskamladu) kepada DKP Jatim, hingga kini permintaan itu belum terealisasi.

Komisi B mendesak pemerintah provinsi untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola aktivitas nelayan di wilayah rawan konflik, agar potensi benturan serupa di daerah lain bisa dicegah sejak dini.

“Situasi ini ironis. Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan produksi perikanan tangkap tertinggi di Indonesia, tetapi kesejahteraan nelayan belum sebanding. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan per September 2025, Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jatim hanya mencapai 97,38, di bawah angka ideal 100,” papar Mughni.

Ia juga menyoroti persoalan di subsektor garam rakyat yang rentan gagal panen akibat perubahan iklim dan fluktuasi harga. Selain itu, tingkat penyerapan garam rakyat oleh industri masih rendah karena kadar NaCl di bawah 94 persen, sehingga daya saing garam lokal melemah.

Baca Juga:
Yayasan MJB Dorong Digitalisasi Perbankan Bumdes dan Koperasi Desa di Kediri

“Komisi B berharap DKP Jatim tidak hanya berfokus pada laporan administratif, tetapi juga memastikan kebijakan dan program benar-benar berdampak nyata bagi kesejahteraan nelayan, keberlanjutan ekosistem laut, dan ketahanan ekonomi maritim daerah,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Komisi B DPRD Jawa Timur merekomendasikan beberapa langkah strategis:

  1. Membangun Poskamladu di sejumlah titik rawan konflik antarnelayan.
  2. Memperkuat fungsi pengawasan alat tangkap dan penggunaan subsidi BBM di kalangan nelayan.
  3. Memastikan program perlindungan dan pemberdayaan nelayan serta pembudi daya ikan berjalan tepat sasaran.
  4. Meningkatkan produktivitas perikanan rumah tangga secara terarah dan berkelanjutan.
  5. Mengoptimalkan peran DKP Jatim dalam pendampingan, pelatihan, dan sertifikasi mutu garam rakyat.

Baca Sebelumnya

Dosen UIN Malang Choirul Rozi Resmi Sandang Gelar Doktor di UNESA

Baca Selanjutnya

Pelayanan Jalan di Tempat, BPJS Kesehatan Dihujat Warga Blitar

Tags:

Komisi B DPRD Jatim Kritisi Kinerja Dinas Kelautan Perikanan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar