Kolam Labuh PPP Tamperan Pacitan Dikeruk, Tindak Lanjut Aduan Nelayan ke Gubernur Khofifah

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

19 Des 2025 13:26

Thumbnail Kolam Labuh PPP Tamperan Pacitan Dikeruk, Tindak Lanjut Aduan Nelayan ke Gubernur Khofifah
Aktivitas pengerukan sedimentasi kolam labuh kapal di TPI Tamperan Pacitan sebagai tindak lanjut perintah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat, 19 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Aktivitas pengerukan sedimentasi terlihat berlangsung di Kolam Labuh Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan, Kabupaten Pacitan. 

Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mengangkat endapan lumpur.

Di lokasi, tiga alat berat berupa ekskavator amfibi dan ekskavator darat tampak beroperasi di area perairan pelabuhan. 

Endapan lumpur dari dasar kolam labuh dikeruk, kemudian material hasil pengerukan diangkut menggunakan truk untuk diangkat ke permukaan.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Pengerukan ini dilakukan sebagai upaya memperdalam kolam labuh agar kapal nelayan dapat keluar masuk dengan lancar. 

Selama beberapa waktu terakhir, kondisi kolam yang dangkal kerap menyulitkan aktivitas nelayan, terutama saat air laut dalam kondisi surut.

Kepala Seksi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Tamperan, Yudi Kurniawan, mengatakan pengerukan tersebut merupakan tindak lanjut dari aduan nelayan.

Pengerukan dilakukan menyusul perintah langsung Gubernur Khofifah saat kunjungan kerja ke Pacitan, 12 Agustus 2025 lalu.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

“Saat itu ada penyaluran bantuan alat tangkap ke nelayan oleh Gubernur. Salah satu agendanya bertemu nelayan dan yang mewakili ada Ketua HSNI Pacitan. Nelayan menyampaikan ke Bu Gubernur bahwa kolam labuhnya dangkal. Jadi kapal mau bergerak sulit, apalagi kalau surut rendah, kapal tidak bisa bergerak,” kata Yudi, Jumat, 19 Desember 2025.

Menurut Yudi, kondisi sedimentasi sudah cukup lama dikeluhkan nelayan karena mengganggu aktivitas keluar masuk kapal, terutama kapal berukuran sedang hingga besar.

Situasi tersebut berdampak langsung pada kelancaran aktivitas melaut dan bongkar muat hasil tangkapan.

“Mendengar keluhan itu, Ketua HSNI Pacitan langsung meminta agar kolam labuh dikeruk. Saat itu juga langsung diiyakan oleh Bu Gubernur,” lanjutnya.

Realisasi pengerukan kolam labuh ini disambut positif oleh para nelayan Tamperan. 

"Dengan kedalaman kolam yang kembali normal, harapannya ya aktivitas pelayaran kapal nelayan menjadi lebih aman dan lancar, khususnya saat kondisi air laut surut," ungkap nelayan setempat, Yulianto.(*)

Baca Sebelumnya

Besok, Tri Rismaharini dan Jamaluddin Idham Kembali ke Lokasi Bencana Aceh: Bawa Bantuan Lanjutan

Baca Selanjutnya

Era Baru Kadin Sleman: Yudi Prihantana Resmi Nahkodai Periode 2025–2030, Fokus UMKM dan Investasi Berkelanjutan

Tags:

pacitan TPI Tamperan Nelayan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Pengerukan Perikanan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar