Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Jadi Kunci Penanaman Empat Pilar di Jombang

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

20 Nov 2025 08:50

Thumbnail Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Jadi Kunci Penanaman Empat Pilar di Jombang
Sosialisasi empat pilar di SDN Bareng 5, Kabupaten Jombang oleh anggota DPR/MPR RI Sadarestuwati, 19 November 2025. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI terus memperkuat pendidikan karakter bangsa dengan pendekatan yang lebih menyentuh lingkungan terdekat anak. Hal ini diwujudkan dalam Sosialisasi Empat Pilar yang digelar di SDN Bareng 5 Jombang, 19 November 2025. Acara ini menghadirkan wali murid, guru, serta tenaga pendidik sebagai peserta utama.

Berbeda dari gelaran yang biasanya menyasar generasi muda atau mahasiswa, kegiatan ini menempatkan keluarga dan sekolah sebagai pusat pembentukan karakter kebangsaan anak.

Orang Tua dan Guru Garda Terdepan Penanaman Nilai Kebangsaan

Anggota DPR/MPR RI, Sadarestuwati, atau yang akrab disapa Mbak Estu, menegaskan bahwa pendidikan kebangsaan bukan hanya tugas lembaga negara, tetapi juga kewajiban bersama antara sekolah dan keluarga.

Baca Juga:
Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

“Guru dan orang tua adalah lingkungan pertama dan paling dekat dengan anak. Jika nilai Pancasila ditanamkan sejak rumah dan diperkuat di sekolah, maka karakter kebangsaan akan tumbuh kuat dalam diri mereka,” ujar Politisi PDI Perjuangan ini.

Menurutnya, pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika akan lebih mudah diterapkan anak ketika mendapat keteladanan langsung dari orang dewasa di sekitar mereka.

Menghadapi Tantangan Zaman dengan Fondasi Nilai yang Kokoh

Dalam sesi dialog, Mbak Estu yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Pertanian menyoroti tantangan perkembangan zaman seperti arus informasi digital, perubahan sosial, dan pergeseran budaya yang memengaruhi perilaku anak-anak.

Baca Juga:
David Pajung: Ajakan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Adalah Opini Jalanan, Bukan Gagasan Akademis

Karena itu, kolaborasi antara sekolah dan orang tua menjadi sangat penting agar anak tidak kehilangan arah.

“Kita hidup di era yang cepat berubah. Fondasi kebangsaan adalah jangkar yang menjaga anak-anak dari pengaruh negatif dan membantu mereka memahami jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia," jelasnya.

Sosialisasi ini juga mengangkat pentingnya memahami keragaman Indonesia sebagai bangsa majemuk. Guru dan orang tua diingatkan untuk mengajarkan anak nilai toleransi sejak usia dini.

MPR RI menekankan bahwa keberagaman suku, budaya, dan kepercayaan yang ada di Indonesia harus diperkenalkan sebagai kekayaan bangsa.

“Anak-anak harus belajar bahwa perbedaan itu wajar dan indah. Tanpa pemahaman ini, keragaman bisa menjadi sumber konflik. Empat Pilar menjaga kita tetap satu,” tegas Mbak Estu.

Penguatan Karakter Lewat Peran Keteladanan

Kegiatan di SDN Bareng 5 dikemas melalui diskusi dengan wali murid dan guru mengenai bagaimana menerapkan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

MPR RI menilai, keteladanan orang tua dan guru menjadi metode paling efektif dalam pembentukan karakter anak.

“Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Karena itu, peran orang dewasa sangat penting dalam menghidupkan nilai Empat Pilar, bukan sekadar mengajarkannya,” ujar Mbak Estu.

Sosialisasi empat pilar yang digelar pada tanggal 21 Oktober 2025 di SDN Bareng 5, Kabupaten Jombang ni menjadi bagian dari tugas konstitusional MPR RI dalam menghadirkan pendidikan kebangsaan yang inklusif. 

Dengan melibatkan guru dan wali murid, kegiatan ini diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan karakter yang konsisten.

MPR RI berharap kegiatan serupa semakin sering dilakukan di sekolah dasar sebagai upaya membangun generasi yang berkarakter kuat, toleran, dan mencintai persatuan. (*)

Baca Sebelumnya

Miris! Eks Kades Kebonagung Brebes Gadai Mobil Siaga di Lokalisasi, Uang Dipakai untuk 'Pesugihan' Saham

Baca Selanjutnya

KBRI Phnom Penh Kawal Deportasi 107 WNI Tersangka Penipuan Daring di Kamboja

Tags:

empat pilar DPR MPR sadarestuwati Estu PDIP Nilai Kebangsaan Toleransi Pancasila

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar