KKN-T UNESA! Mahasiswa Sulap Kolam Terbengkalai, Upaya Bantu Hidupkan Perekonomian Warga Desa Wiyu

Jurnalis: Frederico Yudyanto
Editor: Fiqih Arfani

7 Nov 2025 16:48

Thumbnail KKN-T UNESA! Mahasiswa Sulap Kolam Terbengkalai, Upaya Bantu Hidupkan Perekonomian Warga Desa Wiyu
Pemasangan paranet oleh mahasiswa UNESA pada kolam terbengkalai yang akan diubah menjadi kolam lele di Dusun Briti, Desa Wiyu, Pacet, Mojokerto (Foto: Tim Pubdekdok KKN-T UNESA Desa Wiyu)

KETIK, SURABAYA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan program kerja inovatif bertajuk “Pemanfaatan Kolam Terbengkalai untuk Budidaya Ikan Lele dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat Dusun Briti, Desa Wiyu, Kecamatan Pacet.”

Program ini resmi dimulai sejak 20 September 2025 dan masih berlangsung hingga 15 Desember 2025 mendatang.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa UNESA dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor pedesaan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Inisiatif program tersebut bermula dari temuan beberapa kolam ikan di Dusun Briti yang sudah lama terbengkalai serta tidak lagi dimanfaatkan akibat kurangnya perawatan dan keterbatasan modal warga.

Baca Juga:
Golden Ticket Unesa 2026: Jalur Prestasi Tanpa Tes, Bisa Kuliah Gratis hingga 8 Semester

Melihat potensi besar yang terabaikan itu, tim KKN-T UNESA berinisiatif untuk menghidupkan kembali kolam-kolam tersebut agar menjadi lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Langkah ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih sadar terhadap potensi sumber daya alam yang mereka miliki.

Kegiatan revitalisasi kolam dimulai dengan pembersihan area kolam, perbaikan saluran air, serta pelatihan dasar mengenai teknik budidaya ikan lele bagi warga setempat. Pelatihan tersebut meliputi pengenalan jenis pakan, manajemen air, serta cara menjaga kesehatan ikan agar hasil panen lebih maksimal.

Selain itu, tim KKN-T turut membantu proses penebaran bibit, pemberian pakan, serta melakukan pendampingan teknis secara rutin agar kegiatan budidaya dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Baca Juga:
Registrasi Ulang Camaba SNBP Unesa Dibuka Hari Ini, Berikut Tahapannya

Mereka juga memanfaatkan bahan pakan alternatif yang lebih hemat biaya namun tetap bergizi tinggi untuk meningkatkan efisiensi produksi. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga pada pakan pabrikan yang harganya relatif mahal.

Ketua kelompok KKN-T Desa Wiyu, Ahmad Bakti Affandi, menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

“Dusun Briti memiliki lahan dan sumber air yang sangat mendukung kegiatan perikanan. Dengan mengaktifkan kembali kolam yang sempat terbengkalai, kami berharap warga dapat memperoleh tambahan penghasilan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat dusun,” ujarnya.

Ahmad juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini, karena tanpa partisipasi warga, kegiatan semacam ini sulit berjalan secara berkelanjutan.

Foto Kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk membersihkan kolam (Foto: Tim Pubdekdok KKN-T UNESA Desa Wiyu)Kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk membersihkan kolam (Foto: Tim Pubdekdok KKN-T UNESA Desa Wiyu)

Pemerintah Desa Wiyu memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan budidaya lele tersebut. Kepala Desa Nur Kholis menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UNESA yang tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

“Sinergi antara mahasiswa dan warga menjadi contoh ideal dari praktik gotong royong modern yang mampu memadukan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat desa,”, ucap kades.

Kolaborasi ini juga menjadi bukti bahwa potensi desa dapat digerakkan kembali melalui pendampingan yang berkelanjutan dan semangat kebersamaan.

Apabila kegiatan budidaya ikan lele di Dusun Briti ini berhasil, program serupa akan diperluas dan disosialisasikan ke seluruh wilayah Desa Wiyu.

Langkah ini bertujuan untuk mendorong pengembangan peternakan ikan lele tingkat desa secara menyeluruh. Dengan begitu, Desa Wiyu diharapkan mampu menjadi desa mandiri pangan yang produktif, berdaya saing, dan menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Kabupaten Mojokerto. (*)

Baca Sebelumnya

Budi Arie Isyaratkan Gabung Gerindra, Kader Cilacap Tegas Menolak: “Komitmen Bukan Momentum!”

Baca Selanjutnya

Dari Produksi hingga Distribusi, Nutrisius Jadi Pilar Kuat Supply Chain Brand Nasional

Tags:

KKN-T Desa Wiyu Unesa Kuliah Kerja Nyata Tematik budidaya ikan lele

Berita lainnya oleh Frederico Yudyanto

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

4 Januari 2026 12:01

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

1 Januari 2026 05:30

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

1 Januari 2026 01:00

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

31 Desember 2025 10:15

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

31 Desember 2025 09:01

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

31 Desember 2025 05:30

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar