Kisruh Outsourcing di Kota Blitar, GPN Bakal Datangi DPRD Kamis Besok

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Al Ahmadi

20 Jan 2026 18:06

Thumbnail Kisruh Outsourcing di Kota Blitar, GPN Bakal Datangi DPRD Kamis Besok
Gedung DPRD Kota Blitar, Selasa 20 Januari 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Carut-marut proses perekrutan tenaga outsourcing dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Kota Blitar kian memantik keresahan publik.

Gerbang Pejuang Nusantara (GPN) memastikan akan mendatangi Gedung DPRD Kota Blitar pada Kamis, 22 Januari 2026.

Aksi tersebut rencananya dipimpin langsung oleh Mujiono alias Mbah Monot.

GPN menilai proses perekrutan outsourcing berlangsung amburadul dan tidak berpihak kepada wong cilik.

Baca Juga:
PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

DPRD Kota Blitar sebagai lembaga pengawas kebijakan pemerintah pun ikut disorot dan dinilai mandul dalam menjalankan fungsi kontrol.

Sedikitnya seratus perwakilan GPN dijadwalkan hadir untuk melakukan dengar pendapat dengan wakil rakyat.

Mereka menuntut kejelasan nasib ratusan bahkan ribuan tenaga outsourcing dan THL yang hingga kini menggantung tanpa kepastian.

“Kami akan datang ke DPRD membawa suara orang kecil. Ini bukan soal prosedur semata, tapi soal nasib ratusan tenaga outsourcing yang hari ini hidup dalam ketidakpastian,” tegas Wakil Sekjen GPN, Pipit Sri Pamungkas, Selasa, 20 Januari 2026.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Menurut Pipit, surat permohonan audiensi telah dilayangkan ke DPRD Kota Blitar sejak Senin, 19 Januari 2026.

GPN menaruh perhatian serius pada dugaan ketidakberesan proses perekrutan tenaga THL dan outsourcing di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Salah satu kasus yang menjadi sorotan terjadi di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Sejumlah tenaga outsourcing yang telah dinyatakan lolos seleksi bahkan sempat mulai bekerja, namun kemudian dibatalkan secara sepihak tanpa penjelasan yang jelas.

“Mereka sudah lulus seleksi, sudah masuk kerja, lalu mendadak dibatalkan. Ini tidak manusiawi. Dan kami menduga kasus serupa tidak hanya terjadi di rumah sakit, tapi juga di puluhan OPD,” ungkap Pipit.

Dampak dari persoalan tersebut mulai terasa di lapangan. Sejumlah tenaga kebersihan tidak dipekerjakan, menyebabkan sampah menumpuk di beberapa ruas jalan dan kawasan perkantoran.

Kondisi ini dinilai mengancam predikat Kota Adipura yang selama ini menjadi kebanggaan Kota Blitar.

Ironisnya, di beberapa kantor pemerintahan, Aparatur Sipil Negara (ASN) terpaksa turun tangan menyapu dan mengepel lantai akibat ketiadaan petugas kebersihan.

GPN juga menyinggung peran PT Sasana Bersaudara Indonesia sebagai penyedia jasa outsourcing yang dinilai tidak profesional.

Meski sempat menuai kritik dari salah satu anggota dewan, pihak perusahaan disebut belum memberikan klarifikasi terbuka.

“Kalau memang tidak layak menjadi mitra OPD atau rumah sakit, jangan dipaksakan. Jangan rakyat kecil yang jadi korban kebijakan yang tidak matang,” sindir Pipit.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim, memastikan pihaknya siap menerima aspirasi GPN dan akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kami akan melibatkan komisi-komisi dan memanggil dinas terkait sebagai mitra kerja untuk dimintai penjelasan soal tenaga THL dan outsourcing,” ujar Syahrul.

Hasil pembahasan di tingkat komisi, lanjutnya, akan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi DPRD Kota Blitar dan disampaikan kepada Wali Kota Blitar sebagai bahan pengambilan kebijakan.(*)

Baca Sebelumnya

KEREN! Siap Dilaunching Gubernur Khofifah, Program “SIKAP” Disdik Jatim Tahun 2026 Bertambah Signifikan

Baca Selanjutnya

Pemprov Sulsel Perkuat Leadership Spiritual ASN Ber-AKHLAK Melalui Koordinasi Lintas Perangkat Daerah

Tags:

Blitar Kota Blitar GPN DPRD Outsourcing

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H