Kisruh Kelangkaan LPG, Pedagang: Nggak Masalah Mahal Asalkan Barangnya Ada

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

4 Feb 2025 17:09

Thumbnail Kisruh Kelangkaan LPG, Pedagang: Nggak Masalah Mahal Asalkan Barangnya Ada
Pedagang gorengan cakue dan roti goreng di Kawasan Jalan Kusuma Bangsa. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kisruh perubahan aturan penjualan gas LPG 3 kg dikeluhkan banyak kalangan. Kebijakan yang dibuat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu mulai diberlakukan secara mendadak pada 1 Februari 2025 lalu. 

Aturan itu melarang penjualan LPG melon di tingkat pengecer. Sehingga masyarakat yang membutuhkan gas bersubsidi itu harus membelinya ke agen resmi Pertamina yang jumlahnya masih terbatas. 

Kebijakan itu dikeluhkan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada ketersediaan LPG bersubsidi. Seperti pedagang gorengan yang ada di Daerah Kusuma Bangsa Surabaya Lo Seng Hie (65). 

"Harga naik nggak masalah, yang penting lancar jualane. Tergantung penjualane menurun ya sepi," paparnya pada Selasa 4 Februari 2025.

Baca Juga:
Pasokan Elpiji 3 Kg Aman, Disperindag Jatim Aktif Awasi Distribusi di Lapangan

 

Foto Potret karyawan Lo Seng Hie saat melayani pelanggan. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Potret karyawan Lo Seng Hie saat melayani pelanggan. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)



Ia menyayangkan adanya kelangkaan LPG ini adanya oknum-oknum penimbun yang merugikan masyarakat menengah ke bawah.

"Cuma ada yang nakal ditimbun, jadi tambah langka, LPG mahal gak papa sing penting jangan nggak ada, kalau nggak ada berat," tutur Lo Seng Hie.

Ia mengungkapkan, saat ini daya beli masyarakat menurun maka dari itu Ia berharap pemerintah harus melihat masyarakat terdampak soal kelangkaan LPG.

"Daya beli sekarang rendah, barang mahal semua penjualane sepi jadinya ongkosnya susah," ungkap penjual cakue dan roti goreng ini.

Dengan kebijakan baru ini, masyarakat tidak lagi bisa membeli elpiji 3 kilogram yang biasa dilakukan melalui pengecer. Akibatnya, gas melon untuk orang miskin itu sudah sulit didapatkan.

Baca Juga:
Emil Dardak Pastikan Stok Elpiji di Jatim Aman, UMKM Diminta Tak Khawatir

Kondisi ini membuat masyarakat harus antre untuk memperoleh elpiji di pangkalan lantaran susah mendapatkan gas tersebut di pengecer. (*)

Baca Sebelumnya

Percepat Transisi Energi, Emil Dardak Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik

Baca Selanjutnya

Pemerintah Resmi Buka Jalur KIP Kuliah, Simak Persyaratan Lengkapnya

Tags:

LPG LPG 3kg tanggapan pedagang LPG melon Kelangkaan LPG

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar