Kisah Inspiratif Naya Salsabila Purwono: Dari Rebutan Ponsel hingga Jadi Pro Player dan Brand Ambassador DEWA United Esports

Jurnalis: Ali Azhar
Editor: Muhammad Faizin

3 Des 2025 06:40

Thumbnail Kisah Inspiratif Naya Salsabila Purwono: Dari Rebutan Ponsel hingga Jadi Pro Player dan Brand Ambassador DEWA United Esports
Foto Naya Nabilah saat sedang bermain. (Foto: Dok Istimewa).

KETIK, SURABAYA – Naya Salsabila Purwono atau yang dikenal dengan nama panggung DEWA Nayya kini menjadi salah satu nama yang diperhitungkan dalam industri esports Indonesia. Perempuan kelahiran Bandung, 13 Juli 2006 ini berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih mimpi sebagai Pro Player Free Fire, sekaligus membangun karier sebagai YouTuber, influencer, dan TikToker.

Perjalanan Nayya menuju puncak karier dimulai dari kondisi yang jauh dari ideal. Ia pertama kali mengenal game Free Fire dari adiknya, namun hanya memiliki satu ponsel dengan kondisi memprihatinkan—sering mengalami lag, ghost touch, dan tidak responsif. Kondisi ini memaksanya sering berebut ponsel dengan sang adik hanya untuk bisa bermain.

Tanpa headset untuk mendengar langkah musuh dalam game, Nayya harus mencari tempat-tempat sunyi di rumah. Ia rela bermain di kamar mandi, dalam lemari, atau sudut-sudut rumah yang sepi demi bisa fokus bermain. Situasi ini sempat membuatnya nyaris menyerah ketika seorang teman menyindirnya dengan mengatakan, "Makanya pakai headset biar bisa dengar step kanan-kiri, biar nggak nyusahin."

Namun sindiran tersebut justru menjadi cambuk bagi Nayya untuk terus berlatih. Setiap pulang sekolah, ia menyisihkan waktu untuk push rank hingga larut malam demi meningkatkan kemampuan bermainnya. Kesabaran dan ketekunannya akhirnya membuahkan hasil ketika ia berhasil menabung dan membeli ponsel pertamanya sendiri.

Baca Juga:
KONI Kabupaten Kediri Bangga, Tim Free Fire Raih Juara Piala Wali Kota Surabaya 2025

Dengan perangkat baru yang jauh lebih baik, Nayya mulai mengikuti turnamen offline di Purwokerto. Dalam sebuah turnamen ladies yang diikuti 24 tim, tim Nayya berhasil meraih juara pertama. Kemenangan mengejutkan ini membuka jalan baginya untuk terus berkompetisi di berbagai turnamen lokal dan regional lainnya.

Karier profesionalnya dimulai saat bergabung dengan Quirky, tim ladies yang cukup dikenal di komunitas Free Fire Indonesia. Di tim tersebut, Nayya menempati posisi Support/Sniper dan mulai membangun reputasi sebagai pemain yang stabil dan konsisten. Perjalanannya berlanjut ketika timnya bergabung dengan organisasi esports Brocial selama sekitar satu tahun, sebelum kemudian pindah ke tim EVA, sebuah organisasi asal Malaysia.

Setelah kontraknya dengan EVA berakhir, pintu besar terbuka bagi Nayya. Ia resmi direkrut DEWA United Esports, salah satu organisasi esports terbesar di Indonesia. Di sana, Nayya bahkan menjadi satu-satunya anggota yang bertahan di tengah pergantian roster, menunjukkan loyalitas dan konsistensinya sebagai pemain profesional.

"Banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan di sini. Saya belajar komunikasi, belajar menghargai keputusan, dan bertemu banyak karakter berbeda yang membuat saya berkembang," ungkap Nayya mengenai pengalamannya di DEWA United Esports.

Baca Juga:
Developer Gim MOBA Gandeng Guru Cari Bibit Atlet Esport Berbakat

Bersama DEWA United Esports, Nayya berhasil meraih juara ketiga IFL Season 1 dan dipercaya sebagai Brand Ambassador organisasi tersebut. Pencapaian ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain perempuan terbaik di Indonesia.

Tidak hanya di dunia esports kompetitif, Nayya juga sukses membangun karier sebagai content creator. Ia telah meraih Silver Play Button dan Gold Play Button YouTube, serta mendapat penghargaan Most Beautiful Creator of the Year di Free Fire Awards 2024. Prestasi lainnya termasuk juara kedua FFML Nusantara Series Banyumas dan juara pertama Turnamen Offline Ladies 3 Regional Yogyakarta.

Menariknya, sebelum terjun ke dunia esports, Nayya juga memiliki berbagai prestasi akademik seperti juara pertama lomba mewarnai tingkat TK dan juara Olimpiade IPA tingkat SD, menunjukkan bahwa ia memang memiliki talenta dan dedikasi tinggi sejak kecil.

Saat ini, visi Nayya adalah terus mengembangkan karier sebagai Pro Player Free Fire di tingkat nasional dan internasional, menjadi inspirasi bagi pemain perempuan untuk berani memasuki industri esports, serta berkontribusi dalam pembinaan komunitas Free Fire untuk mencetak pemain-pemain muda berbakat. Melalui kanal YouTube dan TikToknya, ia juga ingin memberikan edukasi seputar gameplay dan strategi kepada para penggemar.

Kisah Naya Salsabila Purwono membuktikan bahwa perjuangan dari kondisi terbatas hingga menjadi pro player dan influencer ternama bukanlah sekadar mimpi. Dengan kerja keras, konsistensi, dan mental yang kuat, setiap orang dapat mencapai puncak kesuksesan meskipun dimulai dari kondisi yang sangat sederhana. (*)

Baca Sebelumnya

Urai Macet dan Amankan Distribusi BBM di SPBU, Warga Apresiasi Personel Polres Abdya

Baca Selanjutnya

Dari Taylor Swift untuk Mantan: Mengapa 'Back To December' Tetap Jadi Anthem Penyesalan di Bulan Desember Ini?

Tags:

Naya Salsabilah Purwono DEWA Nayya esport

Berita lainnya oleh Ali Azhar

Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

14 April 2026 05:20

Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

2 April 2026 18:11

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

28 Maret 2026 14:00

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

Ngabubucin, Cara Baru Ngabuburit ala Ciputra Film Festival di Mall Surabaya

14 Maret 2026 21:15

Ngabubucin, Cara Baru Ngabuburit ala Ciputra Film Festival di Mall Surabaya

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

28 Januari 2026 19:01

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

Perdana! Polrestabes Surabaya Kembalikan 810 Motor Sitaan ke Pemilik Tanpa Pungutan

19 Januari 2026 19:50

Perdana! Polrestabes Surabaya Kembalikan 810 Motor Sitaan ke Pemilik Tanpa Pungutan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar