Kilas Balik Penataan Kayutangan Heritage, Estafet Pembangunan Tiga Pemimpin Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

11 Jan 2026 13:32

Headline

Thumbnail Kilas Balik Penataan Kayutangan Heritage, Estafet Pembangunan Tiga Pemimpin Kota Malang
Gedung Parkir Kayutangan yang menjadi saksi sejarah keberlanjutan pembangunan tiga kepemimpinan di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Pengembangan kawasan Kayutangan Heritage telah sampai pada upaya mengatasi kemacetan di destinasi yang kini banyak diincar wisatawan. Proyek ini menjadi bukti sejarah keberlanjutan pembangunan lintas kepemimpinan, mulai dari era Wali Kota Sutiaji, Pj Wali Kota Iwan Kurniawan, hingga Wali Kota Wahyu Hidayat.

Penataan Kayutangan Heritage membuktikan pembangunan harus tetap terintegrasi meski kepemimpinan berganti.

Kayutangan Heritage di Masa Kepemimpinan Sutiaji

Pengembangan kawasan Kayutangan Heritage telah dimulai sejak Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2018-2023. 

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Pada tahun 2019, Sutiaji meresmikan Kayutangan menjadi Ibu Kota Heritage Malang Raya, dengan menimbang catatan sejarah dan banyaknya bangunan kuno sejak zaman kolonial Belanda. 

Penataan dimulai dengan melebarkan area pedestrian yang dibagi dalam tiga zona. Zona pertama ialah kawasan simpang PLN menuju simpang Rajabali. Zona kedua dari simpang Rajabali hingga Jalan Jenderal Basuki Rahmat gang IV. Zona ketiga dari Jalan Jenderal Basuki Rahmat gang IV ke Sarinah. 

Banyak perubahan yang berhasil dilakukan di 5 tahun kepemimpinan Sutiaji dan Sofyan Edi. Mulai dari penggantian aspal ke batuan andesit di persimpangan PLN dan Rajabali, pengadaan lampu-lampu di sepanjang pedestrian, replika lokomotif, dan lainnya. 

Beberapa problem sempat mewarnai pengembangan Kayutangan Heritage di masa Sutiaji. Banyak masyarakat yang mengkritik bahwa Kayutangan Heritage hampir kehilangan jati dirinya sebab serupa dengan Malioboro, Yogyakarta. Begitu pula ketika kawasan Kayutangan mulai dilakukan penerapan satu arah. 

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tak hanya itu, warga maupun pengunjung mulai resah dengan kemacetan dan keberadaan lahan parkir sering dengan berkembangnya kawasan tersebut. 

Pemkot Malang saat ini memberikan beberapa skema terkait penyelesaian masalah perparkiran. Mulai dari rencana pembelian bangunan di Jalan Basuki Rahmat No 50, hingga membuka wacana gedung parkir di lahan eks DLH Kota Malang Jalan Majapahit. 

Penataan Berlanjut di Masa Kepemimpinan Pj Iwan Kurniawan

Ketika kekuasaan berganti, Kota Malang beserta beberapa daerah di Indonesia sempat dipimpin oleh Penjabat (Pj) Kepala Daerah. Kota Malang mengalami dua kali pergantian Pj Wali Kota, dari Wahyu Hidayat ke Iwan Kurniawan. 

Meski hanya beberapa bulan menjabat, Pj Iwan Kurniawan turut serta dalam penataan kawasan Kayutangan Heritage, berikut dengan problema perparkiran. Iwan sempat melakukan penandatanganan MoU dengan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) untuk kembali merevitalisasi Kayutangan Heritage. Rencana tersebut sebagai langkah agar wisata heritage itu tak surut termakan zaman. 

Pada masa kepemimpinannya, parkir vertikal di lahan eks DLH Kota Malang Jalan Majapahit mulai direalisasikan dan rampung pada November 2024. Kantong parkir tersebut mampu menampung sekitar 15 kendaraan roda empat, serta 450 unit kendaraan roda dua (motor).

Penataan kembali menemukan titik terang dengan hadirnya rencana pembangunan gedung parkir di lahan eks Mandiri. Ia sempat memimpin kerja bakti di lahan eks Mandiri yang telah disiapkan sebagai lahan parkir di Kayutangan Heritage. 

Upaya percepatan telah ia lakukan sejak September 2024 hingga berhasil melakukan proses pelunasan pembayaran pada Februari 2025. Bahkan sebelum pelunasan, ditemukan kesepakatan dengan pemilik aset untuk pemanfaatan bangunan sebagai area parkir sementara ketika Natal dan tahun baru (Nataru). 

Gedung Parkir Kayutangan Resmi Beroperasi di Masa Wahyu Hidayat

Foto Butuh waktu panjang dalam penataan kawasan Kayutangan Heritage dan mengatasi masalah parkir. (Foto: Lutfia/Ketik)Butuh waktu panjang dalam penataan kawasan Kayutangan Heritage dan mengatasi masalah parkir. (Foto: Lutfia/Ketik)

Pembangunan Gedung Parkir Kayutangan terus berlanjut di kepemimpinan Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin. Pada sekitar Maret 2025, penyusunan Detail Engineering Design (DED) dilakukan. Rencananya gedung eks Bank Mandiri ini akan terintegrasi dengan Parkir Vertikal Majapahit. 

Pemkot Malang kemudian resmi memulai pembangunan gedung parkir pada 30 Juli 2025 dengan nilai Rp9,1 miliar. Pembangunan akhirnya rampung pada 25 Desember 2025.

Masa uji coba pertama dilakukan pada 31 Desember 2025. Setelah itu dilakukan evaluasi dan beberapa perbaikan selama seminggu. Hingga pada 7-13 Januari 2026, gedung parkir kembali dibuka dan masuk pada tahap sosialisasi. 

Selama masa uji coba dan sosialisasi, Wahyu meminta agar masyarakat dapat mengakses layanan parkir secara gratis. Selanjutnya pada 14 Januari 2026, tarif parkir kembali normal. 

Dengan berdirinya Gedung Parkir Kayutangan, Wahyu meminta petugas menindak tegas oknum yang bandel dan enggan mematuhi aturan. Bahwa kawasan Kayutangan Heritage harus steril dan tak ada toleransi terhadap tindakan parkir sembarangan. (*)

Baca Sebelumnya

20 Finalis Duta Pelajar IPPNU Jatim Ikuti Karantina, Digembleng Materi Kepemimpinan dan Karakter

Baca Selanjutnya

Ayah Korban Kematian Ibu Hamil di Probolinggo Bersiap Lapor ke Polda Jatim

Tags:

kayutangan Kayutangan Heritage Kota Malang Gedung Parkir Kayutangan Sutiaji Iwan Kurniawan Wahyu Hidayat Parkir Kayutangan Ketik.inKayutangan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar