Kiai Zuhri Zaini: Ibadah Bukan Beban, Tapi Kebutuhan

Jurnalis: Ponirin
Editor: Rahmat Rifadin

25 Feb 2026 15:15

Thumbnail Kiai Zuhri Zaini: Ibadah Bukan Beban, Tapi Kebutuhan
KH Moh Zuhri Zaini Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid (Foto:Ponirin Mika/Ketik.co.id)

KETIK, PROBOLINGGO – KH Moh Zuhri Zaini memberikan uraian mengenai hakikat ibadah dalam Islam. Beliau menekankan bahwa agama hadir bukan untuk menyulitkan pemeluknya, melainkan sebagai jalan keselamatan yang penuh kemudahan jika dipahami dengan benar.

Kiai Zuhri menganalogikan ibadah dengan seseorang yang sedang sakit. Seringkali, orang sakit enggan meminum obat karena rasanya yang pahit, padahal obat itulah kunci kesembuhan.

Begitu pula dengan ibadah, bagi mereka yang belum terbiasa, menjalankan perintah Allah mungkin terasa berat dan "tidak enak".

"Ibadah merupakan kebutuhan kita. Jika dilaksanakan dengan baik dan terbiasa, manfaatnya sangat luar biasa bagi kehidupan," ungkapnya saat mengaji kitab Nashoihud Diniyah di Masjid Jami' Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Rabu (25/02/26).

Baca Juga:
Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

Oleh karena itu, pembiasaan sejak dini menjadi kunci. Orang tua memegang tanggung jawab besar untuk mengajak anak melaksanakan shalat sejak usia tujuh tahun. Meski belum wajib secara syariat, pembiasaan ini akan membentuk karakter anak agar tidak merasa terbebani saat kewajiban itu tiba.

Terkait nasib, Kiai Zuhri mengingatkan agar umat Islam tidak hanya berpangku tangan atau sekadar berdoa tanpa usaha. Beliau menegaskan bahwa dunia adalah Darul Amal—tempatnya bekerja dan berupaya.

Jika Ingin Ilmu? Maka harus belajar, Ingin Harta? Maka harus bekerja, Ingin Selamat? Maka harus tunduk pada aturan Sang Pencipta.

Beliau menyentil perilaku "munafik" yang lebih mendahulukan kesenangan duniawi daripada hak-hak Allah. Menurutnya, ketidakpatuhan kepada Tuhan sebenarnya adalah bentuk kerugian bagi diri sendiri.

Baca Juga:
Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

Islam adalah agama yang moderat. Kiai Zuhri menjelaskan batasan mengenai uzur atau halangan yang membolehkan seseorang meninggalkan shalat berjamaah atau puasa apabila; Sakit Parah: Jika kondisi fisik sama sekali tidak memungkinkan untuk berjalan atau sangat sulit dipaksakan.

Menjaga Kemaslahatan Umum: Seseorang yang sakit diare, misalnya, dilarang ke masjid jika berisiko mengotori tempat suci atau mengganggu kenyamanan jamaah lain. Kesehatan Mental dan Fisik: Puasa adalah sarana mengendalikan diri.

Namun, jika memaksa berpuasa justru memperparah penyakit, maka agama memberikan keringanan untuk tidak berpuasa.

Meskipun semangat beribadah sangat terpuji—seperti orang sakit yang memaksakan diri shalat Jumat karena cintanya pada ibadah—Kiai Zuhri mengingatkan agar semangat tersebut jangan sampai berlebihan hingga merusak esensi shalat atau merugikan orang lain.

"Agama itu mudah, jangan dipersulit. Jika mampu, lakukan dengan sebaik-baiknya. Namun jika ada uzur, Allah telah memberikan kemudahan," terangnya. (*)

Baca Sebelumnya

Momentum Ramadan, Kapolres Bojonegoro Berikan Bantuan Sosial bagi Warga Rentan

Baca Selanjutnya

Pastikan Mudik 2026 Aman, Jasa Raharja dan Polda Jatim Gelar Ramp Check Bus di Surabaya

Tags:

Kiai Zuhri Zaini Sholat Jumat Uzur Nurul Jadid

Berita lainnya oleh Ponirin

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

29 Maret 2026 21:08

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

29 Maret 2026 20:31

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

29 Maret 2026 19:21

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

9 Maret 2026 19:21

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

9 Maret 2026 09:32

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

6 Maret 2026 21:15

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar