Khofifah Tinjau Banjir dan Salurkan Bantuan di Desa Laladan Lamongan

Jurnalis: Martudji
Editor: Rahmat Rifadin

10 Jan 2026 20:28

Thumbnail Khofifah Tinjau Banjir dan Salurkan Bantuan di Desa Laladan Lamongan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau lokasi banjir di Desa Laladan, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu, 10 Januari 2026. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, LAMONGAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau dampak banjir dan Salurkan Bantuan di Desa Laladan, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu, 10 Januari 2026.

Bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, peninjauan ini dilakukan Gubernur Khofifah untuk memastikan penanganan banjir dilakukan secara cepat, tepat dan optimal.

“Saya datang langsung ke Desa Laladan untuk memastikan kondisi warga, sekaligus memastikan bahwa negara hadir bersama masyarakat. Kami ingin warga tetap tenang, karena pemerintah terus bekerja dan tidak meninggalkan masyarakat yang terdampak,” ujar Gubernur Khofifah.

Banjir di wilayah Lamongan ini dipicu hujan dengan intensitas lebat sejak Selasa malam, 16 Desember 2025 hingga dini hari, yang diperparah oleh air kiriman dari Waduk Gondang.

Baca Juga:
Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

Menyebabkan debit Sungai Bengawan Jero meningkat dan berdampak pada genangan di sejumlah desa, termasuk Desa Laladan, Kecamatan Deket.

Di Kecamatan Deket, berdampak di empat desa, yakni Desa Weduni, Tukerto, Sidomulyo, dan Laladan. Genangan juga merendam jalan poros desa dan jalan lingkungan antara 10 hingga 26 sentimeter, 538 rumah warga terdampak dengan ketinggian air rata-rata 5–10 sentimeter.

Hingga saat ini, kondisi genangan di Kecamatan Deket dilaporkan dalam status stabil.

Khofifah menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Lamongan menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi selama 14 hari, terhitung mulai 30 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026, sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun pengungsi. Ini patut kita syukuri bersama. Namun kewaspadaan tetap harus dijaga, terutama karena cuaca masih berpotensi hujan. Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Terkait kondisi cuaca, Khofifah mengungkapkan, berdasarkan data BMKG Juanda, potensi peningkatan curah hujan pada awal tahun 2026 terpantau cukup signifikan. 

Intensitas hujan pada Desember 2025 berada di kisaran 20 persen, sementara pada Januari 2026 diperkirakan meningkat hingga 58 persen atau hampir tiga kali lipat, sebelum kemudian menurun kembali menjadi sekitar 22 persen pada Februari 2026.

“Data BMKG Juanda menunjukkan bahwa Januari ini merupakan periode dengan potensi curah hujan tertinggi. Oleh karena itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujarnya.

Berkaitan dengan prediksi potensi bencana hidrometeorologi tersebut, Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan berbagai langkah mitigasi, salah satunya melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang telah dilaksanakan sejak 5 Desember 2025.

“Operasi Modifikasi Cuaca ini merupakan bagian dari ikhtiar mitigasi untuk mengendalikan curah hujan dan meminimalkan risiko bencana. Upaya ini kami lakukan sebagai bentuk ikhtiar lahir, yang tentu kami iringi dengan doa dan kerja bersama di lapangan,” urai Khofifah.

Sebagai bentuk kehadiran dan dukungan konkret kepada masyarakat terdampak, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyalurkan berbagai bantuan dan 200 paket sembako untuk penanganan banjir di Kabupaten Lamongan. 

Bantuan meliputi makanan siap saji sebanyak 20 dus, lauk pauk 20 dus, tambahan gizi 20 dus, selimut sebanyak 120 lembar, serta perlengkapan makanan sebanyak 50 dus.

Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan non pangan berupa paket kebersihan sebanyak 30 paket, sandang wanita 60 buah, sandang lansia 72 buah, sandang pria 60 buah, kidsware 50 dus, serta sepatu boots sebanyak 150 pasang guna mendukung kebutuhan warga dan petugas di lapangan.

“Bantuan ini kami harapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mendukung upaya penanganan di lapangan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi selama masa tanggap darurat,” ujarnya.

Selain Kecamatan Deket, genangan juga terjadi di beberapa kecamatan lain di Kabupaten Lamongan, di antaranya Kecamatan Kalitengah, Kecamatan Turi, Kecamatan Karangbinangun, dan Kecamatan Glagah, dengan total 1.629 rumah terdampak.

Namun secara umum, mayoritas wilayah melaporkan kondisi genangan stabil, bahkan di sejumlah titik mulai menunjukkan penurunan.

BPBD Jatim bersama BPBD Kabupaten Lamongan terus melakukan pemantauan intensif terhadap ketinggian air Sungai Bengawan Jero dan kondisi genangan di lapangan.

Dua unit pompa di Rumah Pompa Kalitengah tetap dioperasikan, serta pintu air dibuka guna mengurangi debit air dan mempercepat surutnya genangan.

“Kita saling menguatkan. Insya Allah dengan ikhtiar bersama, air segera surut dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus mengawal hingga kondisi benar-benar aman,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Protes Massal Masyarakat Iran Meluas, Pemerintah Matikan Jaringan Internet

Baca Selanjutnya

UNSAN Bacan Masuk Radar Presiden Prabowo

Tags:

Gubernur Jawa Timur Banjir Lamongan BPBD Jatim Operasi Modifikasi Cuaca Hidrometeorologi Khofifah Indar Parawansa bencana hidrometeorologi Pemprov Jatim Desa Laladan Kecamatan Deket Bengawan jero BMKG Juanda

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar