Khofifah: Perlu Sinergitas Lintas Sektor untuk Turunkan Angka Stunting di Jatim

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

23 Jun 2023 08:16

Headline

Thumbnail Khofifah: Perlu Sinergitas Lintas Sektor untuk Turunkan Angka Stunting di Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (22/6/2023). (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku optimis angka stunting di Jatim mampu turun hingga mencapai angka 14 persen di 2024. Angka tersebut sebagaimana target Kementerian kesehatan dan Kementerian BKKBN.

Menurutnya, untuk mencapai target itu dibutuhkan sinergitas dan gotong royong lintas elemen. Khususnya dalam memastikan layanan kesehatan masyarakat di Jatim dapat terpenuhi untuk optimalisasi pencegahan stunting.

"Penguatan dari berbagai stakeholder membuat kami yakin bahwa angka stunting di Jatim akan terus menurun dan mampu mencapai target di tahun 2024," ujar Khofifah saat ditemui di Polda Jatim pada Kamis, (22/6/2023) sore.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jatim pada tahun 2020, prevelensi (prosentase) stunting di Jatim mencapai 25,6 persen. Kemudian tahun 2021 menurun 23,5 persen, dan di tahun 2022 kembali turun dan menjadi 19,2 persen.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

"Di mana, angka ini berada dibawah standar WHO yaitu di angka 20 persen," jelas Khofifah.

Menurut mantan Menteri Sosial RI tersebut, persoalan stunting menjadi perhatian seluruh elemen. Tidak hanya pemerintah, tetapi seluruh pihak hingga tingkat paling bawah memiliki peran penting untuk mencegah stunting.

"Sejauh ini, Pemprov Jatim terus melakukan berbagai upaya dan aksi untuk mencegah stunting seperti yang dilakukan oleh PKK serta intervensi dini kepada remaja putri diikuti dengan peningkatan gizi," jelasnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah juga menyinggung dua program Pemprov Jatim bersama perwakilan BKKBN Jatim untuk mencegah stunting, yakni Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang).

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

Program ini berupaya memberikan edukasi kepada orang tua untuk mengetahui bagaimana merawat dan mendidik anak dengan baik, terutama di 1000 hari pertama kehidupan.

"SOTH ini kurikulumnya sudah terpadu tersusun secara komprehensif. Ada dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan lainnya," tandasnya.

Selain sosialisasi yang masif, Gubernur Khofifah turut mengapresiasi inovasi digital yang dilakukan Polda Jatim untuk mendeteksi stunting terhadap anak-anak lewat aplikasi Si Centing Jawi Wetan.

Menurutnya, aplikasi itu akan memudahkan sekaligus menjadi penguat antara pemerintah dan jajaran kepolisian untuk mengetahui tumbuh kembang anak serta mencegah anak dari stunting.

"Ini adalah salah satu sumbangsih nyata yang ditunjukkan Polda Jatim sekaligus bukti sinergitas antara Pemprov Jatim dengan kepolisian Jatim berjalan berkesinambungan," tuturnya.(*)

Baca Sebelumnya

Tanya Dokkes Presisi, Aplikasi Interaksi antara Masyarakat dan Dokter Polisi

Baca Selanjutnya

Jenazah Ti'in Ditemukan 4 Kilometer dari Jembatan Suramadu

Tags:

Stunting kesehatan gizi anak-anak WHO Dinas Kesehatan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H