Khofifah Hadiri Haul dan Harlah Bumi Sholawat, Peran Pesantren Dinilai Kunci Bangun Karakter Bangsa

Jurnalis: Dannisa Putri
Editor: Al Ahmadi

11 Feb 2026 21:54

Thumbnail Khofifah Hadiri Haul dan Harlah Bumi Sholawat, Peran Pesantren Dinilai Kunci Bangun Karakter Bangsa
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kiri) berdoa bersama Syech Yusri Al Hasani dari Mesir di sela silaturahim, Haul dan Hari Lahir (Harlah) Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat di Kabupaten Sidoarjo, Senin malam, 9 Februari 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Haul dan Hari Lahir (Harlah) Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat di Kabupaten Sidoarjo, pada Senin 9 Februari 2026 malam. 

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah memadati area pesantren dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat dalam mengembangkan pendidikan kualitas internasional , dakwah Islam  rahmatan lil ‘alamin sekaligus berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia menilai bahwa pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan dan aktivitas keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pengabdian sosial dan penguatan ekonomi, sekaligus wadah pembentukan karakter umat yang membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

“Haul dan Harlah ini bukan sekadar momentum mengenang para masyayikh dan pendiri pesantren, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, serta komitmen dalam membangun peradaban yang berakhlakul karimah,” tutur Khofifah.

Ia menilai pesantren memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan antara penguatan spiritual, kecerdasan intelektual, dan kesholehan  sosial. Peran tersebut sejalan dengan visi pembangunan Jawa Timur yang menempatkan religiusitas dan kebudayaan sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia unggul dan berkarakter.

“Pesantren seperti Bumi Sholawat ini menjadi penjalin sinergi antara ilmu, akhlak, dan pengabdian. Inilah kekuatan pesantren yang harus terus kita rawat bersama,” ujarnya.

Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya kontribusi santri dan alumni pesantren dalam menghadapi dinamika zaman, termasuk di tengah perkembangan era digital dan arus globalisasi, tanpa mengesampingkan identitas keislaman dan keindonesiaan.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Ia juga meyakini bahwa nilai-nilai yang ditanamkan di pesantren merupakan fondasi penting untuk menjaga keharmonisan sosial sekaligus memperkuat ketahanan bangsa. Melalui momentum peringatan Haul dan Harlah tersebut, Khofifah berharap Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat kian teguh sebagai pusat dakwah yang menyejukkan, lembaga pendidikan yang mencerdaskan, serta motor gerakan sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Semoga para masyayikh yang telah dipanggil keharibaan Allah SWT  mendapatkan tempat terbaik dan mulia  di sisi Allah SWT, dan Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat terus istiqamah melahirkan generasi yang alim, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Sebelumnya, Syech Yusri Al Hasani dari Mesir memberikan taushiyah terkait pentingnya belajar ilmu al qur'an dan mengajarkannya kembali kepada masyarakat. Juga Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya juga sempat memberikan mauidhoh hasanah kepada seluruh jamaah yang hadir. Dalam nasihatnya, Habib Luthfi menegaskan bahwa haul pada hakikatnya merupakan momentum untuk meneguhkan ketaatan kepada orang tua. 

Bakti kepada orang tua, menurutnya, tidak hanya diwujudkan melalui penghormatan dan pelayanan semasa hidup, tetapi juga melalui doa yang terus dipanjatkan setelah wafat.

Habib Luthfi juga menyampaikan pesan khusus kepada para santri. Beliau  menekankan bahwa jika seorang santri ingin menjadi ulama besar, maka kuncinya hanya ada dua, yakni taat kepada kedua orang tua dan taat kepada para guru. Dua bentuk ketaatan tersebut menjadi pintu utama keberkahan ilmu dan kekuatan dalam perjalanan keilmuan. (*)

Baca Sebelumnya

Wali Kota Batu Dorong Wakaf Produktif Jadi Pilar Pembangunan Sosial Ekonomi Daerah

Baca Selanjutnya

Reses ke Lowokwaru, Trio Agus Purwono Urai Benang Kusut Transportasi hingga Sengkarut PSU Kota Malang

Tags:

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat Kabupaten Sidoarjo haul Harlah

Berita lainnya oleh Dannisa Putri

Kadisdik Jatim Berharap Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah Ponorogo Lebih Maksimal Berikan Pelayanan ke Sekolah dan GTK

17 Maret 2026 20:02

Kadisdik Jatim Berharap Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah Ponorogo Lebih Maksimal Berikan Pelayanan ke Sekolah dan GTK

Kadisdik Jatim Imbau Siswa dan Guru Manfaatkan Libur Lebaran dengan Baik

17 Maret 2026 19:10

Kadisdik Jatim Imbau Siswa dan Guru Manfaatkan Libur Lebaran dengan Baik

Momen Libur Lebaran bagi Siswa! Simak Pesan Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai

16 Maret 2026 14:17

Momen Libur Lebaran bagi Siswa! Simak Pesan Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai

Film Lebaran 2026! Keakraban Pemain Warnai Proses Syuting "Senin Harga Naik"

13 Maret 2026 11:20

Film Lebaran 2026! Keakraban Pemain Warnai Proses Syuting "Senin Harga Naik"

Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran, Kadisdik Jatim Ajak Siswa SLB Madiun Belanja Baju Baru

11 Maret 2026 11:50

Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran, Kadisdik Jatim Ajak Siswa SLB Madiun Belanja Baju Baru

Kadisdik Jatim Apresiasi Revitalisasi Edotel SMKN 1 Jombang untuk Praktik Siswa

10 Maret 2026 14:01

Kadisdik Jatim Apresiasi Revitalisasi Edotel SMKN 1 Jombang untuk Praktik Siswa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar