KETIK, SURABAYA – Pasangan incumbent di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024 Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak terlihat mengunjungi kantor Partai Golkar di Jalan Menanggal, Sabtu (8/6/2024).
Kunjungan ini dilakukan sebagai silaturahmi Bakal calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jatim dengan Ketua partai Golkar yang ada di 38 Kabupaten/Kota di Jatim.
"Setelah partai Demokrat, Partai Golkar menjadi salah satu partai yang menilai pasangan Khofifah-Emil cocok dan melihat kemajuan Provinsi Jawa Timur semakin bagus dibandingkan provinsi tentangga," ucap Ketua DPD Partai Golkar Jatim M Sarmuji, Sabtu (8/6/2024).
Khofifah dan Emil ngobrol dengan Ketua DPD Partai Golkar Jatim M Sarmuji, Sabtu (8/6/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)
Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025Sarmuji menjelaskan sebelumnya Partai Golkar Jatim sudah mengidentifikasi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim yang cocok. Nama yang ada selama ini, Partai Golkar menilai belum layak dan cocok.
"Kami menilai pasangan Khofifah-Emil memang yang paling cocok karena kinerjanya membuat kemajuan di Jatim semakin baik," terangnya.
Dengan melihat kinerja keduanya, Sarmuji yakin keduanya bisa membawa Jawa Timur semakin maju dan memiliko segundang prestasi.
Khofifah dan Emil terlihat berfoto bersama kader Partai Golkar Jatim, Sabtu (8/6/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)
Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri"Dengan banyak manfaat dan kinerja yang ada Partai Golkar menilai keduanya cocok," beber Wakil Ketua DPR RI ini.
Sementara itu, Khofifah dalam sambutannya menilai Partai Golkar siap untuk diajak diskusi untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di Jawa Timur. "Hal ini untuk kemajuan Jawa Timur," ucapnya.
Dengan dukungan ini, selanjutnya Khofifah siap menjalin komunikasi intens dengan Partai Golkar. "Permasalahan yang menjadi PR Pemprov Jatim selama ini akan kami komunikasikan lebih intens lagi," ucap Ketua Umum PP Muslimat NU. (*)