Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto: Seluruh Guru PAUD Harus Tercover Intensif APBD

Jurnalis: Sukiman
Editor: Rahmat Rifadin

4 Mar 2026 16:40

Thumbnail Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto: Seluruh Guru PAUD Harus Tercover Intensif APBD
Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto audiensi bersama Dinas Pendidikan dan perwakilan PD HIMPAUDI Bojonegoro, Rabu (4/3/2026) di Ruang Banggar DPRD Bojonegoro, 4 Maret 2026. (Foto: Sukiman/Ketik.com)

KETIK, BOJONEGORO – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, dari fraksi Golkar Ahmad Supriyanto, menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh guru PAUD di daerah Bojonegoro mendapatkan insentif dari APBD. 

Pernyataan ini disampaikannya dalam audiensi bersama Dinas Pendidikan dan perwakilan PD HIMPAUDI Bojonegoro, Rabu (4/3/2026) di Ruang Banggar DPRD Bojonegoro. Ini menanggapi masih adanya sebagian guru yang belum tercover bantuan tersebut.

Berdasarkan data yang disampaikan, saat ini terdapat 2.889 guru PAUD di Bojonegoro. Dari jumlah tersebut, baru 2.230 orang yang mendapatkan insentif, sementara sekitar 559 orang lainnya belum tercover. 

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh alokasi anggaran yang tersedia sebesar Rp15 miliar. Jika insentif ditetapkan Rp500 ribu per bulan, kuota yang tercover hanya mencapai 2.500 orang, sehingga masih ada selisih sekitar 500-an guru yang belum mendapatkan haknya. Kondisi ini muncul setelah adanya kenaikan insentif dari Rp300 ribu menjadi Rp500 ribu per bulan.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

“Kenapa kok itu muncul? Karena dulu naiknya dari 300 ribu ke 500 ribu. Naiknya 200 ribu. Nah, saran saya nanti di tahun 2026, di APBD induk, kita sampaikan ke Dinas Pendidikan agar semua guru PAUD yang jumlahnya 2.889 itu ter-cover semuanya,” ujar Ahmad Supriyanto.

Ada dua opsi solusi yang diajukan untuk mengatasi masalah ini: menambah alokasi anggaran atau menurunkan sedikit nilai insentif agar bisa terbagi rata ke seluruh guru. 

Namun, Ahmad Supriyanto lebih menyarankan untuk menambah anggaran. Menurutnya, Bojonegoro memiliki kemampuan keuangan yang cukup, sehingga penambahan anggaran untuk kesejahteraan guru PAUD seharusnya bisa dilakukan.

“Tapi kalau saya, mending anggarannya ditambah. Karena Bojonegoro ini uangnya banyak. Masak nambah anggaran sedikit saja tidak bisa? Jadi nanti kita kawal agar di 2024 semua guru PAUD sejumlah 2.889 itu mendapatkan insentif semuanya. Tidak ada lagi yang tidak dapat,” tegasnya.

Baca Juga:
Disdik Bojonegoro Lakukan Penyesuaian, Siswa SD dan SMP Masuk Pukul 06.30 WIB

Ahmad Supriyanto juga menekankan bahwa ketidakadilan dalam pemberian insentif dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

Ia mencontohkan, dalam satu lembaga bisa saja ada tiga guru, namun hanya dua yang mendapatkan insentif sementara satu lainnya tidak, padahal beban kerja dan jam kerja mereka sama.

“Karena apa? Kasihan kalau dalam satu lembaga ada tiga guru, yang dua dapat yang satu tidak dapat. Padahal kerjanya sama, berangkatnya sama, pulangnya sama. Ini yang akan menimbulkan kecemburuan sosial. Maka tahun 2026 harus semuanya dapat,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Ramadan Digital, Bolehkah Bayar Fidyah Lewat Media Sosial?

Baca Selanjutnya

Lewat Rumah BUMN, BRI Buktikan Komitmen Kembangkan UMKM Bandung di Cikopi Mang Eko

Tags:

Komisi C Audensi Guru PAUD diknas Bojonegoro Dprd Bojonegoro

Berita lainnya oleh Sukiman

Hadiri Halalbihalal MUI, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Pengawasan Anak di Dunia Digital

14 April 2026 16:59

Hadiri Halalbihalal MUI, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Pengawasan Anak di Dunia Digital

Pesan Penting Ketum PJI di Balik Meriahnya HUT Ke-1089 Nganjuk

14 April 2026 15:30

Pesan Penting Ketum PJI di Balik Meriahnya HUT Ke-1089 Nganjuk

Bangga! Bojonegoro Raih Dua Penghargaan Prestisius TOP BUMD Awards 2026

14 April 2026 15:10

Bangga! Bojonegoro Raih Dua Penghargaan Prestisius TOP BUMD Awards 2026

Seleksi Paskibra Bojonegoro 2026 Kian Ketat, 175 Peserta Lanjut ke Tahap Krusial

13 April 2026 18:15

Seleksi Paskibra Bojonegoro 2026 Kian Ketat, 175 Peserta Lanjut ke Tahap Krusial

Entaskan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Bansos Rp8,32 Miliar

13 April 2026 17:50

Entaskan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Bansos Rp8,32 Miliar

Bocah Jenius Bojonegoro Dapat Laptop dari Kapolres

12 April 2026 19:02

Bocah Jenius Bojonegoro Dapat Laptop dari Kapolres

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar