Ketua DPRD Bojonegoro: Validasi Data Penting Hindari Masalah Penyaluran Insentif

Jurnalis: Sukiman
Editor: Al Ahmadi

4 Mar 2026 21:58

Thumbnail Ketua DPRD Bojonegoro: Validasi Data Penting Hindari Masalah Penyaluran Insentif
Foto bersama usai audiensi Komisi C DPRD Bojonegoro bersama Dinas Pendidikan dan pengurus HIMPAUDI membahas program pendidikan tahun 2026 di Ruang Banggar DPRD. (Foto: Sukiman/Ketik.com)

KETIK, BOJONEGORO – Audiensi antara Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro dengan Dinas Pendidikan serta pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) digelar di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD pada Rabu, 4 Maret 2026.

Pertemuan tersebut membahas program kegiatan pendidikan tahun 2026 serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan kesejahteraan guru.

Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PKB, Abdullah Umar.

Kegiatan itu juga dihadiri Ketua Komisi C DPRD Ahmad Supriyanto, perwakilan Dinas Pendidikan, pengurus HIMPAUDI, para guru dari lembaga swasta, serta unsur pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.

Baca Juga:
Kemenag RI Mulai Berlakukan WFH, Nasaruddin Umar Pastikan Layanan Tetap Maksimal

Dalam kesempatan itu, Abdullah Umar menegaskan komitmennya untuk memastikan penanganan kesejahteraan guru berjalan secara transparan, akurat, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Sebagai pimpinan rapat, ia menekankan pentingnya proses verifikasi data yang jelas serta penjaringan calon penerima bantuan yang mudah namun tetap akurat.

Menurutnya, data yang valid dan riil menjadi fondasi utama dalam menentukan kebijakan dan pengalokasian anggaran.

“Kalau datanya jelas, ini kan enak kita kalau nanti kita hitung-hitungan. Kita belum berbicara soal angka ini tapi setidaknya kita punya acuan riil biar nanti yang bersangkutan juga tidak bermasalah di kemudian hari,” tegasnya.

Baca Juga:
DPRD Surabaya Tekankan Keterlibatan Koperasi di Pasar Murah

Ia juga menyoroti persoalan penerimaan insentif ganda yang dinilai harus dihindari.

Abdullah Umar menegaskan bahwa satu orang tidak diperbolehkan menerima dua sumber hibah sekaligus, baik yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Artinya, bermasalah itu kan pasti akan mengembalikan. Kalau satu orang menerima dua sumber hibah dari APBD maupun APBN kan tidak boleh. Maksud kami agar kemudian nanti verifikasinya lebih mudah,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut juga sejalan dengan berbagai catatan dan peringatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengawasan penggunaan anggaran daerah.

Melalui audiensi tersebut, diharapkan seluruh proses perencanaan dan penyaluran bantuan maupun insentif bagi guru, khususnya yang belum memperoleh sertifikasi, dapat berjalan lancar tanpa kendala hukum maupun administratif.

Fokus pada validasi data penerima bantuan dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan anggaran daerah benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi para pendidik di Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan audiensi bersama para guru tersebut berlangsung dengan lancar dan kondusif hingga akhir pertemuan. (*)

Baca Sebelumnya

Dito Arief Nurakhmadi, Legislator dan Akademisi yang Konsisten Mengawal Pembangunan Kota Malang

Baca Selanjutnya

Via 'The Most KUA', KUA Tegalampel Bondowoso Ajak Pelajar Jadi Generasi Qur’ani Berkarakter

Tags:

#Audensi Guru DPRD diknas Kemenag Dprd Bojonegoro Komisi C DPRD Himpaudi pendidikan Bojonegoro Insentif Guru program pendidikan 2026

Berita lainnya oleh Sukiman

Seleksi Paskibra Bojonegoro 2026 Kian Ketat, 175 Peserta Lanjut ke Tahap Krusial

13 April 2026 18:15

Seleksi Paskibra Bojonegoro 2026 Kian Ketat, 175 Peserta Lanjut ke Tahap Krusial

Entaskan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Bansos Rp8,32 Miliar

13 April 2026 17:50

Entaskan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Bansos Rp8,32 Miliar

Bocah Jenius Bojonegoro Dapat Laptop dari Kapolres

12 April 2026 19:02

Bocah Jenius Bojonegoro Dapat Laptop dari Kapolres

UKW PJI Kaltim Didukung Wagub, Langkah Nyata Perkuat Kredibilitas Pers

10 April 2026 22:34

UKW PJI Kaltim Didukung Wagub, Langkah Nyata Perkuat Kredibilitas Pers

Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

10 April 2026 21:22

Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

Disdik Bojonegoro Lakukan Penyesuaian, Siswa SD dan SMP Masuk Pukul 06.30 WIB

10 April 2026 13:43

Disdik Bojonegoro Lakukan Penyesuaian, Siswa SD dan SMP Masuk Pukul 06.30 WIB

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar