Ketika Kesalehan Harus Melewati Kesalahan: Pesan dari Buku “Kesalehan Digital”

Jurnalis: Adiybah Fawziyyah
Editor: Muhammad Faizin

10 Okt 2025 05:00

Thumbnail Ketika Kesalehan Harus Melewati Kesalahan: Pesan dari Buku “Kesalehan Digital”
Edy M Yakub, Penulis buku "Kesalehan Digital" dalam ketikcast pada Selasa, 7 Oktober 2025 (Foto: Adiybah Fawziyyah/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Di tengah “tsunami informasi” yang melanda masyarakat Indonesia, terutama kelompok non-digital, wartawan senior Edy M. Yakub meluncurkan buku berjudul Kesalehan Digital.

Buku ini hadir sebagai pedoman untuk menghindari 12 jebakan siber yang didominasi oleh hoaks dan permainan logika di dunia maya.

Dalam perbincangannya di Ketikcast pada Selasa, 7 Oktober 2025, Edy Yakub menyebut bahwa saat ini bahaya digital masih jauh lebih besar daripada manfaatnya, sehingga menuntut literasi dan kehati-hatian ekstra dari para pengguna.

Menariknya, adanya huruf ‘A’ di atas huruf ‘E’ pada judul Kesalehan Digital mengisyaratkan bahwa sebelum mencapai kesalehan digital, seseorang harus terlebih dahulu melewati fase “kesalahan digital”.

Baca Juga:
Hidup Terasa Cepat Berlalu Tapi Tak Ada Perubahan? Ini Penjelasan Ustadz Abdurrahman Zahier

Edy mengakui, ide buku ini berawal dari pengalamannya sendiri yang sempat tertipu hoaks di awal era digital.

“Orang kalau mau saleh itu harus pernah salah. Karena orang saleh itu biasanya orang yang pernah salah,” ujarnya dalam podcast tersebut.

Menurutnya, kemajuan teknologi tidak selalu diiringi dengan kemajuan manusia, sehingga kini justru lebih banyak muncul bahaya daripada manfaatnya.

Fenomena seperti gosip digital juga menjadi salah satu isu utama dalam buku ini, sebab sifat dunia digital membuat dampak negatifnya menyebar secara eksponensial.

Baca Juga:
Jairi Irawan Ajak Media Blitar Raya Perkuat Akurasi di Tengah Badai Informasi Digital

Meski demikian, Edy menilai bahwa anak muda zaman sekarang lebih kritis dan tidak mudah termakan hoaks karena mereka terbiasa berpikir logis.

“Kalau anak-anak muda itu biasanya jebakannya di era digital adalah permainan logika, dan buku ini juga menjelaskan tentang hal itu,” jelasnya.

Buku ini diharapkan dapat memberi warna bagi generasi yang masih non-digital, membantu mereka memahami risiko dunia maya sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjadi lebih bijak dalam berteknologi.

Baca Sebelumnya

Hebitren Bangkalan di ISEF: Bukti Nyata Pesantren Jadi Pilar Ekonomi Umat di Era Digital!

Baca Selanjutnya

Terjebak Era Digital? Wartawan Senior Edy M Yakub Ungkap 12 Jebakan yang Wajib Diketahui

Tags:

Ketikcast Kesalehan Digital informasi Podcast

Berita lainnya oleh Adiybah Fawziyyah

KKN-BBK 7 UNAIR Dorong Pengembangan Ekonomi, Lingkungan, dan Digital di Desa Nglanduk

2 Februari 2026 07:34

KKN-BBK 7 UNAIR Dorong Pengembangan Ekonomi, Lingkungan, dan Digital di Desa Nglanduk

Tim BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Pemanfaatan Bunga Telang sebagai Produk Bernilai Ekonomi

29 Januari 2026 23:45

Tim BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Pemanfaatan Bunga Telang sebagai Produk Bernilai Ekonomi

Bukan Sekadar Simbol Pesta, Inilah Asal-usul dan Makna Mendalam Tradisi Terompet Tahun Baru

1 Januari 2026 13:01

Bukan Sekadar Simbol Pesta, Inilah Asal-usul dan Makna Mendalam Tradisi Terompet Tahun Baru

Dari Bambu Tiongkok hingga Tradisi Tahun Baru Dunia, Evolusi Kembang Api  yang Berakar dari Sejarah

1 Januari 2026 06:00

Dari Bambu Tiongkok hingga Tradisi Tahun Baru Dunia, Evolusi Kembang Api yang Berakar dari Sejarah

Rayakan Tahun Baru Tanpa Keluar Rumah, Ini 10 Ide Kegiatan Bersama Keluarga

31 Desember 2025 11:01

Rayakan Tahun Baru Tanpa Keluar Rumah, Ini 10 Ide Kegiatan Bersama Keluarga

Ide Permainan Seru untuk Rayakan Tahun Baru bareng Teman, Dijamin Ngakak!

31 Desember 2025 07:01

Ide Permainan Seru untuk Rayakan Tahun Baru bareng Teman, Dijamin Ngakak!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar