Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Cek Titik Rawan Longsor di Jalur Malang

Jurnalis: Kukuh Kurniawan
Editor: Fisca Tanjung

26 Feb 2026 13:12

Thumbnail Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Cek Titik Rawan Longsor di Jalur Malang
Jajaran KAI Daop 8 Surabaya saat melaksanakan pengecekan jalur rel yang berada di wilayah Malang, Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api menghadapi masa angkutan Lebaran 2026 (Foto : Humas KAI Daop 8 Surabaya)

KETIK, MALANG – Sebagai kesiapan menghadapi masa angkutan Lebaran 2026, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melaksanakan pengecekan jalur di wilayah Malang, Kamis, 26 Februari 2026.

Pengecekan difokuskan pada jalur KM 25+700 petak jalan Sengon - Lawang yang rawan terjadi longsor dan emplasemen Stasiun Malang. 

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan, pengecekan jalur merupakan bagian dari mitigasi dan pemantauan. Sekaligus, langkah preventif dalam memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

"Kami meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor dan banjir akibat curah hujan tinggi. Upaya ini kami lakukan agar perjalanan kereta tetap aman, nyaman, dan terkendali menghadapi masa angkutan Lebaran," jelasnya.

Baca Juga:
KA Bangunkarta Anjlok di Brebes, Kedatangan Kereta di Stasiun Malang Alami Keterlambatan

Pengecekan lintas jalur tersebut dipimpin langsung oleh Executive Vice President Daop 8 Surabaya bersama jajaran manajemen dan tim teknis. Diawali dengan menyusuri jalur rel di area yang memiliki tingkat kerawanan longsor tinggi termasuk memeriksa kondisi lingkungan sekitar, drainase, hingga stabilitas lereng tanah di sepanjang lintasan. 

"Pada titik-titik yang dinilai memiliki risiko tinggi, kami telah melakukan penanganan awal serta menyiapkan langkah mitigasi lanjutan. Guna mencegah potensi pergerakan tanah yang dapat mengganggu perjalanan kereta api," tambahnya.

Untuk wilayah lintas selatan, terdapat tiga lokasi Daerah Perhatian Khusus (Dapsus) yang menjadi fokus pemantauan intensif selama masa angkutan Lebaran 2026. Yaitu KM 49+000 sampai dengan 49+200 petak jalan Blimbing - Malang, KM 70+500 sampai dengan 72+300 petak jalan Kepanjen - Ngebrug, dan KM 87+400 sampai dengan 87+900 petak jalan Pohgajih - Kesamben.

"Seluruh titik yang menjadi perhatian khusus selalu diawasi secara berkelanjutan oleh petugas prasarana. Selain pemeriksaan rutin, Alat Material Untuk Siaga (AMUS) juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan," terangnya.

Baca Juga:
Malang Jadi Magnet Mudik 2026, Volume Penumpang Kereta Api Naik 2 Persen

Selain itu, dalam pengecekan di emplasemen Stasiun Malang meliputi fungsi wesel, kondisi sambungan rel, sistem drainase hingga area perlintasan di jembatan yang berada di kawasan Kampung Warna-Warni Kota Malang. Seluruh prasarana dicek secara detail untuk memastikan kesiapan operasional berjalan optimal. 

Mahendro juga menambahkan, langkah mitigasi bencana dan pemeriksaan sarana prasarana selalu dilakukan secara berkala. Dengan deteksi dini dan respon cepat, maka potensi gangguan dapat diminimalkan sebelum berdampak pada operasional perjalanan kereta api.

"Lewat langkah antisipatif ini, kami berharap operasional perjalanan kereta api di wilayah Malang dan sekitarnya termasuk lintas selatan, dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Sehingga, masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan tenang, aman, dan selamat sampai tujuan," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Forkopimda Tegal Pantau Harga Sembako di Pasar Tradisional hingga Modern, Ini Hasilnya

Baca Selanjutnya

Bernardo Tavares Beberkan Rahasia Persebaya Tekuk PSM 1-0 di Stadion GBT

Tags:

Angkutan Lebaran 2026 Stasiun Malang Jalur Rel KAI Daop 8 Surabaya

Berita lainnya oleh Kukuh Kurniawan

Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

15 April 2026 18:10

Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

Diduga Ada Upaya Damai dan Iming-iming Uang, Keluarga Intan Tegas Pilih Jalur Hukum

15 April 2026 15:45

Diduga Ada Upaya Damai dan Iming-iming Uang, Keluarga Intan Tegas Pilih Jalur Hukum

Bawa Bukti Baru, Intan Laporkan Balik Rey ke Polresta Malang Kota Atas Dugaan Fitnah

15 April 2026 14:21

Bawa Bukti Baru, Intan Laporkan Balik Rey ke Polresta Malang Kota Atas Dugaan Fitnah

Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

15 April 2026 11:14

Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Beber Kronologi Kematian Yai Mim, Dokkes Polresta Malang Kota Sempat Berikan Pertolongan Pertama

14 April 2026 21:20

Beber Kronologi Kematian Yai Mim, Dokkes Polresta Malang Kota Sempat Berikan Pertolongan Pertama

Yai Mim Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Perkara Hukum

14 April 2026 20:03

Yai Mim Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Perkara Hukum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H