Kepala DPUPR Kota Cilegon Sebut Kekurangan Air Bersih Berpotensi Terjadi Stunting

Jurnalis: Khoirul Umam
Editor: Marno

28 Nov 2024 05:33

Thumbnail Kepala DPUPR Kota Cilegon Sebut Kekurangan Air Bersih Berpotensi Terjadi Stunting
Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna menjelaskan kegiatan

KETIK, CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting melalui sinergi lintas sektor. Salah satu langkah strategis dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon, yang menjadi ujung tombak dalam penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih dan aksesibilitas jalan di wilayah rawan stunting. 

 Hal ini disampaikan Kepala DPUPR Kota Cilegon, Tb. Dendi Rudiatna, dalam Rapat Koordinasi dan Fasilitasi Tim Percepatan Penurunan Stunting semester kedua 2024. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Bappeda Kota Cilegon pada Selasa, 26 November 2024.

 Menurut Dendi, DPUPR memainkan peran vital sebagai pendukung program intervensi yang dirancang Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

 “Kami mendukung program air bersih di daerah-daerah yang  ditetapkan sebagai wilayah stunting oleh wali kota. Jika kekurangan air bersih menjadi penyebab stunting, baik karena sumber air baku tidak mencukupi atau distribusinya bermasalah, itu menjadi tanggung jawab kami,” tegas Dendi. 

Baca Juga:
Banjir hingga Kemiskinan Masih Jadi Persoalan Klasik, Data Pemkot Malang Disorot Dewan

Dendi menjelaskan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak hanya berpengaruh pada kesehatan tetapi juga pada upaya pencegahan stunting.

“Jika airnya tidak bersih atau sulit diakses, tentu berdampak pada kesehatan, termasuk gizi buruk. Oleh karena itu, kami memastikan masyarakat memiliki akses air bersih yang memadai,” ujarnya. 

Selain itu, DPUPR fokus pada pembangunan infrastruktur jalan untuk meningkatkan akses ke wilayah-wilayah rawan stunting. Langkah ini bertujuan mempermudah layanan kesehatan, edukasi, dan intervensi lainnya.

“Jaringan jalan yang memadai memungkinkan intervensi lebih cepat dan efektif, sejalan dengan arahan program nasional untuk percepatan penurunan stunting,” tambah Dendi. 

Baca Juga:
Bupati Bojonegoro Tekankan Penanganan Stunting Berbasis Data, Soroti Pentingnya Air Bersih

 Untuk memastikan intervensi tepat sasaran, DPUPR berkoordinasi erat dengan DP3AP2KB dalam memetakan wilayah rawan stunting dan mengidentifikasi akar masalah.

“Kami memetakan wilayah mana saja yang membutuhkan perhatian khusus, apakah masalahnya pada infrastruktur atau kebutuhan dasar seperti air bersih. Semua ini dilakukan bersama-sama,” jelas Dendi.

 Sinergi lintas sektor juga diapresiasi oleh Dendi, yang menekankan pentingnya peran berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Penurunan angka stunting bukan hanya tugas DPUPR, tetapi juga melibatkan Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya. Ini adalah tugas bersama,” katanya. 

 Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Maman Mauludin, turut menyoroti pentingnya sinergi antar-pemangku kepentingan dalam intervensi gizi spesifik dan sensitif yang berfokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). “Sinergitas ini adalah kunci keberhasilan. Semua pihak harus terlibat untuk memastikan intervensi yang efektif,” ujarnya. 

 Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPP-GBM), angka stunting di Cilegon terus menurun. Pada Februari 2024, tercatat 876 balita (2,87%) mengalami stunting, dan angka ini menurun menjadi 818 balita (2,62%) pada Agustus 2024.

 “Saat ini tercatat 818 kasus stunting, dan kami optimis angka ini akan terus menurun dengan dukungan semua pihak. Target prevalensi nasional sebesar 14% di 2024, insyaallah, bisa tercapai,” ujar Maman. 

 Langkah strategis yang dilakukan DPUPR menjadi bukti bahwa penyediaan infrastruktur berkualitas adalah kunci dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat antara OPD dan masyarakat, Kota Cilegon optimis dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari ancaman stunting. 

 “Dengan kerja sama yang solid, angka stunting akan terus menurun. Kami akan mendukung sepenuhnya melalui pembangunan infrastruktur yang sesuai kebutuhan, demi masa depan generasi Cilegon yang lebih sehat dan berkualitas,” tutup Dendi. (*)

Baca Sebelumnya

Cabup Situbondo Rio: Kemenangan Ini Kekuatan Suara Kultur dan Nonkultur

Baca Selanjutnya

Pilkada 2024: TPS Unik di Kediri Hadirkan Konsep Budaya Jawa

Tags:

#kotacilegon #dpupr cilegon Stunting

Berita lainnya oleh Khoirul Umam

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

7 April 2026 15:15

Terkendala Lahan, Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Cilegon Lamban

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

2 April 2026 12:00

Demi Program Prioritas 2027, Pemkot Cilegon Siapkan Skema Baru

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

30 Maret 2026 11:50

Tolak Wacana PPPK Dirumahkan, Muhsinin Sebut Kinerja PPPK Lebih Baik Daripada PNS

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

28 Maret 2026 14:42

Haul Ke-470 M Sultan Maulana Hasanudin Banten, 500 Ribu Undangan Hadir

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

19 Maret 2026 22:45

Jelang Lebaran, Ribuan PPPK Banten Menjerit Hak Tak Setara dengan PNS

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

18 Maret 2026 12:49

Wali Kota Cilegon Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar