KETIK, MOJOKERTO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto menggandeng media guna memperluas edukasi dan komunikasi kepada masyarakat umum mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Acara Media Gathering bersama puluhan wartawan Mojokerto Raya bertempat di Aston Hotel Mojokerto, Kamis pagi, 2 Juli 2026.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto, Imam Haryono Safii, mejelaskan manfaat program jaminan sosial bagi para pekerja.Dia Dorong Perluasan Kepesertaan Lewat Program Strategis.

"Masih banyak pekerja di pedesaan yang belum memahami manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka belum memahami manfaat program BPJS sehingga membutuhkan dukungan media untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," ujarnya.

Imam Haryono mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto membawahi wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Di Kabupaten Mojokerto, hingga saat ini sebanyak 225 ribu pekerja telah terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:
Rumah Ditinggal Liburan ke Trawas, Maling Gondol Perhiasan Emas Rp13 Juta di Mojokerto

Dia mengungkanpkan,sejak tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Mojokerto menargetkan tercapainya Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Saat ini tingkat kepesertaan telah mencapai 38,18 persen dengan Indeks Kinerja Daerah (IKD) sebesar 90 poin.

Masih terdapat sekitar 24.537 pekerja yang perlu didaftarkan agar target perlindungan tersebut dapat tercapai.

Imam optimistis target itu dapat direalisasikan hingga akhir tahun mengingat dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Masih kata Imam, di Kota Mojokerto, jumlah pekerja yang telah terlindungi mencapai 37.548 orang. Dari target 45.969 pekerja pada 2026, realisasi kepesertaan telah mencapai 58,59 persen dengan Indeks Kinerja Daerah sebesar 81,7 poin.

Baca Juga:
Diikuti 1.080 Peserta Kirab Mojo Bangkit, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sukses Hidupkan Kembali Kejayaan Majapahit

Selain memaparkan perkembangan kepesertaan, Imam juga mengungkapkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto telah menyalurkan manfaat kepada peserta sebesar Rp257 miliar melalui 1.158 klaim di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto.

Program Jaminan Hari Tua (JHT) menjadi manfaat yang paling banyak dicairkan dengan total 789 klaim. Selebihnya berasal dari berbagai program perlindungan lainnya, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Pensiun, dan Jaminan kehilangan pekerjaan.

Melalui kolaborasi bersama media, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja, baik sektor formal maupun informal, memahami pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial sehingga target Universal Coverage Jamsostek di Mojokerto dapat segera terwujud.(*)