Kepala BKKBN Jabar: Angka Prevalensi Stunting Jawa Barat Naik 1,5 Persen Tahun 2024

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

28 Mei 2024 06:20

Thumbnail Kepala BKKBN Jabar: Angka Prevalensi Stunting Jawa Barat Naik 1,5 Persen Tahun 2024
Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Fazar Supriadi Sentosa, saat Pembukaan Rakerda Program Bangga Kencana Tingkat Kab Bandung, di Grand Pasundan Bandung, Senin (27/5/24).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa mengungkapkan upaya percepatan penurunan stunting hingga tahun 2024 belum menunjukkan kabar menggembirakan. Termasuk bagi Jawa Barat yang tahun ini angka prevalensi stuntingnya naik 1,5 persen.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2024, angka prevalensi stunting usia 0-59 tahun di Jawa Barat menyentuh angka 23,2 persen. Angka itu masih di atas rata-rata prevalensi stunting di Indonesia (21,5 persen).

Angka itu juga menunjukkan prevalensi stunting Jabar naik 1,5 persen dibandingkan tahun 2023 yang menyentuh 21,7 persen.

"Tetapi kita jangan berkecil hari, terus bekerja. Karena penurunan stunting secara nasional juga baru 0,01 persen turunnya tahun ini. Kemudian nanti pada bulan Juni kita akan melakukan pengukuran penimbangan bagi baduta dan balita serempak se-Indonesia, sehingga pelaporan penimbangannya bisa mencapai 100%," kata Fazar saat Pembukaan Rakerda Program Bangga Kencana Tingkat Kabupaten Bandung, di Grand Pasundan Bandung, Senin (27/5/2024).

Baca Juga:
Arumi Bachsin Ajak Siswa SDN Randutatah Konsumsi Ikan, 'Superfood' Lokal Pencegah Stunting

Salah satu faktor penyebab naiknya angka prevalensi stunting tersebut, kata Fazar, adalah cakupan pencatatan dan pelaporan penimbangan balita yang masih rendah.

"Jadi, mestinya minimal dalam pelaporan itu mencapai 97% dalam penimbangan balita," ujarnya.

Karena itu Fazar berharap dari hasil Rakerda Bangga Kencana tingkat Kabupaten Bandung ini akan didapat evaluasi pencapaian Program Bangga Kencana tahun 2023 untuk diperbaiki di tahun 2024.

"Kita sama-sama evaluasi apa saja kendala-kendala masalahnya, baik itu mengenai stunting, kependudukan, KB, maupun Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK)," kata Fazar.(*)

Baca Juga:
Mendukbangga Wihaji Tekankan Pentingnya Keluarga dalam Menyiapkan SDM Indonesia Emas 2045

Baca Sebelumnya

Bakesbangpol Halsel Gelar Sosialisasi Bagi Penerima Dana Hibah

Baca Selanjutnya

Varian JN.1 Picu Kasus Covid-19 RI Merangkak Naik, Ini Gejalanya

Tags:

Stunting stundin jawa barat BKKBN bkkbn jawa barat BKKBN Jabar

Berita lainnya oleh Iwa AS

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

16 April 2026 15:53

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H