Kepala Badan Pengembangan Bahasa Paparkan Peluang Linguistik Forensik di Unesa 

Editor: Shinta Miranda

11 Okt 2022 09:00

Thumbnail Kepala Badan Pengembangan Bahasa Paparkan Peluang Linguistik Forensik di Unesa 
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D. saat menjadi Dosen Tamu di Unesa. (Foto: dok. Balai Bahasa Jatim)

KETIK, SURABAYA – Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan kuliah umum dengan menghadirkan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D. Kuliah umum ini merupakan salah satu bentuk dari program praktisi mengajar yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Acara yang dilaksanakan di Auditorium Lt. 4 Gedung T 14 Fakultas Bahasa dan Seni ini mengusung tema “Peluang Linguistik Forensik di Dunia Kerja”. 

Hadir dalam kuliah tamu tersebut Kepala Balai Bahasa provinsi Jawa Timur, Dr. Umi Kulsum, M.Hum., Kepala Sbbbagian Umum Balai Bahasa Provisnsi Jawa Timur, Ary Setyorini, S.Pd., Wakil Dekan I, Dr. Mintowati, M.Pd., dosen-dosen di lingkungan Fakultas Bahasa dan Seni, dan juga para dosen magang di FBS. Kuliah tamu yang dilaksanakan secara hibrida ini diikuti oleh mahasiswa sastra Inggris, Jerman, Indonesia, dan mahasiswa Pendidikan Bahasa Mandarin. 

Kuliah tamu ini dibuka oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Bambang Yulianto, M.Pd. Dalam sambutannya, Prof. Bambang menyampaikan terima kasih Kepala Badan, salah satu pakar linguistik forensik di Indonesia, berkenan berbagi ilmu yang memiliki presitise cukup bagus di bidang kebahasaan kepada mahasiswa FBS, Unesa. 

“Linguistik forensik mempunyai masa depan yang bagus untuk menjaga prestise kebahasaan. Saat ini yang sedang menonjol adalah dunia hukum dan bahasa bisa berperan besar di dunia hukum melalui linguistik forensik," ujar pria kelahiran Magetan ini. 

Baca Juga:
Golden Ticket Unesa 2026: Jalur Prestasi Tanpa Tes, Bisa Kuliah Gratis hingga 8 Semester

Dalam paparannya, Kepala Badan Bahasa menyampaikan bahwa melalui linguistik forensik kita akan mengetahui siapa yang memproduksi bahasa tersebut, apa tujuan berbahasanya, dan bagaimana data bahasa yang ada dapat digunakan untuk membantu memperjelas suatu proses peradilan. 

“Saat ini banyak penyidik yang kesulitan membuat pertanyaan yang dapat mengungkap fakta yang tentunya ini akan menyulitkan jaksa menentukan dakwaan. Mereka kesulitan menuliskan bahasa lisan ke bahasa tulisan, sehingga BAP seringkali ditulis berdasarkan persepsi penyidik," terang Aminudin. 

Beberapa contoh kasus yang tengah terjadi dan diusut, memuat banyak retorika berbahasa dan mengandung unsur-unsur yang dapat dijadikan salah satu barang bukti dalam proses peradilan. 

“Seperti pernyataan jurnalis Edy Mulyadi tentang ‘jin buang anak’, ini pembuktian status hukumnya dapat menggunakan hasil analisis linguistik forensik," paparnya lagi. 

Baca Juga:
Registrasi Ulang Camaba SNBP Unesa Dibuka Hari Ini, Berikut Tahapannya

Lebih lanjut, Aminudin Aziz menyampaikan bahwa peluang lingusitik forensik di dunia kerja sangatlah besar. Seperti analis/konsultan bahasa secara umum, analis/konsultan bahasa dokumen legal, analis/konsultan bahasa dalam proses peradilan, analis/konsultan/pelatih bahasa untuk peningkatan kompetensi bahasa para penegak hukum, dan banyak profesi lain yang terkait langsung dengan bahasa. 

Dekan 1 Fakultas Bahasa dan Seni, Dr. Mintowati, M.Pd. menyampaikan terima kasih kepada Balai Bahasa provinsi Jawa Timur yang telah berkenan menghadirkan Kepala Badan Bahasa untuk berbagi ilmu tentang linguistik forensik di Fakultas Bahasa dan Seni, Unesa. Saat ini, faktanya banyak pemakaian bahasa yang memerlukan untuk dikaji dan dianalisis dengan menggunakan linguistik forensik. 

“Ilmu tentang lingusitik forensik ini sangat penting sebagai bekal bagi para mahasiswa prodi sastra murni dan juga bagi para dosen yang langsung dari pakarnya.” kata Mintowati. 

Mintowati juga berharap kerja sama yang sudah terjalin selama ini dapat diperkuat dengan adanya MoU, MoI, dan Perjanjian Kerja Sama antar Unesa, FBS, dan prodi-prodi yang ada di FBS.  (*)

Baca Sebelumnya

Besok, Gubernur Khofifah Gratiskan Bus Trans Jatim Seharian Penuh

Baca Selanjutnya

Ancaman Resesi Kian Nyata, Rupiah Melemah Sentuh Rp. 15.360

Tags:

Fakultas Bahasa dan Seni Unesa Balai Bahasa Jawa Timur

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar