Kendalikan Narkoba dari Balik Sel, Napi Rutan Pakjo Diisolasi dan Terancam Register F

Jurnalis: Yola Dwi Rosdiana
Editor: Mustopa

20 Apr 2026 14:23

Thumbnail Kendalikan Narkoba dari Balik Sel, Napi Rutan Pakjo Diisolasi dan Terancam Register F
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pakjo Palembang, Senin 20 April 2026. (Foto: Yola/Ketik.com)

KETIK, PALEMBANG – Seorang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pakjo Palembang, Basri, yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba lintas provinsi, kini ditempatkan di sel isolasi dan diusulkan masuk dalam Register F sebagai bentuk sanksi disiplin.

Langkah tegas tersebut diambil setelah aparat mengungkap adanya indikasi pengendalian peredaran narkoba dari dalam lapas menggunakan fasilitas komunikasi ilegal.

Kepala Rutan Kelas I Pakjo Palembang, Muhammad Rolan, memastikan bahwa pihaknya telah mengamankan Basri dengan pengawasan ketat.

“Yang pasti sudah kita sel dan kita ajukan letter F, dan yang pasti kita selalu berkoordinasi dengan pihak Bareskrim. Warga binaan itu yang pasti kita amankan, kita letter F. Tempatnya terpisah pasti, kita amankan,” ujar Rolan, Senin 20 April 2026.

Baca Juga:
Diduga Terlibat TPPO, Oknum Lora di Omben Sampang Dilaporkan ke Polisi

Ia menjelaskan, status Register F merupakan pencatatan resmi bagi warga binaan yang melakukan pelanggaran berat selama menjalani masa pidana, yang berdampak pada pencabutan sejumlah hak narapidana.

Selain itu, pihak rutan juga masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan terkait kemungkinan pemindahan Basri ke Lapas Nusakambangan.

“Masih menunggu arahan pimpinan, namun yang jelas sudah kita pisahkan dan amankan,” tambahnya.

Tak hanya Basri, satu warga binaan lain dari Lapas Kelas I Palembang, Rendy Surya Dhamara, juga diduga terlibat dalam jaringan yang sama.

Baca Juga:
Polresta Malang Kota Sambangi SMAN 8, Edukasi Siswa Bahaya Kejahatan Siber dan Judol

Kasus ini mencuat setelah Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran ekstasi lintas provinsi yang menghubungkan Medan dan Palembang.

Foto Kepala Rutan Kelas I Pakjo Palembang, Muhammad Rolan, Saat diwawancarai, Senin 20 April 2026. (Foto : Yola/Ketik.Com)Kepala Rutan Kelas I Pakjo Palembang, Muhammad Rolan, Saat diwawancarai, Senin 20 April 2026. (Foto: Yola/Ketik.com)

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, menyebut jaringan tersebut merupakan sindikat besar yang terorganisir rapi.

Pengungkapan kasus dilakukan di dua lokasi berbeda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap kurir berinisial Sobirin di kawasan Manhattan Times Square, Medan, pada 10 April 2026, dengan barang bukti ribuan butir ekstasi.

Pengembangan kasus kemudian mengarah ke Palembang. Polisi kembali menangkap tersangka lain, Ersah Dicprio, di sebuah rumah makan di jalur lintas Sumatera pada 13 April 2026.

Dari hasil penyelidikan, aparat menemukan bahwa jaringan ini dikendalikan dari dalam penjara. Basri dan Rendy diduga berperan sebagai otak pengendali distribusi narkoba dengan memanfaatkan ponsel ilegal.

Keduanya mengatur pergerakan kurir, pembelian tiket pesawat, hingga distribusi barang. Untuk menghindari pelacakan, komunikasi dilakukan menggunakan nomor luar negeri.

Dalam menjalankan aksinya, jaringan tersebut mengirim kurir dari Palembang ke Medan menggunakan pesawat. Setelah menerima barang, ekstasi dibawa kembali ke Palembang melalui jalur darat menggunakan bus, lalu diedarkan ke wilayah Ogan Ilir dan sekitarnya.

Dalam pengungkapan ini, polisi menyita sebanyak 14.580 butir ekstasi dengan nilai mencapai Rp14,58 miliar. Selain itu, sejumlah barang bukti lain turut diamankan, seperti ponsel, kartu ATM, serta kendaraan dengan nomor polisi palsu.

Bareskrim memperkirakan pengungkapan tersebut berhasil menyelamatkan sekitar 14.580 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Saat ini, seluruh tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. Aparat kepolisian juga terus mengembangkan kasus guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk aliran dana dan pemasok utama.(*)

Baca Sebelumnya

Ciri-Ciri Mayat Pria Tanpa Identitas di Wonosalam Jombang Terungkap, Polisi Temukan HP Korban sebagai Petunjuk

Baca Selanjutnya

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono: Pramuka Produktif Berdampak Nyata Dirasakan Masyarakat

Tags:

#Kelas1Pakjo #LintasProvinsi #MuhammadRolan #BareskrimPolri

Berita lainnya oleh Yola Dwi Rosdiana

Kendalikan Narkoba dari Balik Sel, Napi Rutan Pakjo Diisolasi dan Terancam Register F

20 April 2026 14:23

Kendalikan Narkoba dari Balik Sel, Napi Rutan Pakjo Diisolasi dan Terancam Register F

BNNP Sumsel–Ditjenpas Perkuat Kerja Sama, Tekan Peredaran Narkoba hingga ke Dalam Lapas

20 April 2026 14:17

BNNP Sumsel–Ditjenpas Perkuat Kerja Sama, Tekan Peredaran Narkoba hingga ke Dalam Lapas

Kebakaran Saat Ibadah! Gedung 3 Lantai Gereja Maranatha Palembang Dilalap Api

19 April 2026 13:44

Kebakaran Saat Ibadah! Gedung 3 Lantai Gereja Maranatha Palembang Dilalap Api

Pelaku Penodongan Remaja di Halte Palembang Ditangkap, Polisi Amankan Barang Bukti

17 April 2026 16:01

Pelaku Penodongan Remaja di Halte Palembang Ditangkap, Polisi Amankan Barang Bukti

20 Ribu Botol Miras Oplosan Disita di Banyuasin, Pelaku Gunakan Label Merek Terkenal

16 April 2026 15:40

20 Ribu Botol Miras Oplosan Disita di Banyuasin, Pelaku Gunakan Label Merek Terkenal

Polisi Ringkus R, Pemilik Sumur Ilegal di Balik Aksi Tembak-menembak di Muba

14 April 2026 17:18

Polisi Ringkus R, Pemilik Sumur Ilegal di Balik Aksi Tembak-menembak di Muba

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend