Kenapa Lagu Religi Selalu Kembali Populer Saat Ramadan? Ini Jawabannya Menurut Kajian Ilmiah

Jurnalis: Maulidya Hanin Najahah
Editor: Rahmat Rifadin

10 Mar 2026 08:15

Headline

Thumbnail Kenapa Lagu Religi Selalu Kembali Populer Saat Ramadan? Ini Jawabannya Menurut Kajian Ilmiah
Ilustrasi seorang anak perempuan sedang menikmati alunan lagu Design: Maulidya Hanin Najahah/Ketik.com

KETIK, SURABAYA – Setiap bulan Ramadan tiba suasana musik di Indonesia ikut berubah. Lagu-lagu religi yang sebelumnya jarang terdengar kembali diputar di berbagai ruang publik, mulai dari radio, televisi, pusat perbelanjaan, hingga media sosial.

Karya seperti “Ramadhan Tiba” dari Opick atau lagu-lagu religi dari Bimbo hampir selalu hadir setiap tahun dan menjadi bagian dari atmosfer bulan suci. Fenomena ini tidak hanya berkaitan dengan tren musik, tetapi juga memiliki dimensi budaya dan spiritual yang lebih luas.

Dalam kajian musik dan budaya, musik sering berfungsi sebagai penanda momen sosial dan religius. Pakar etnomusikologi Bruno Nettl menjelaskan bahwa musik dalam banyak masyarakat digunakan untuk menandai peristiwa-peristiwa penting, termasuk ritual dan perayaan keagamaan.

Dalam bukunya The Study of Ethnomusicology, Nettl menyebut bahwa musik dapat memperkuat identitas kolektif serta menciptakan suasana emosional yang sesuai dengan konteks budaya tertentu.

Baca Juga:
'Gas!' Lagu Milik FSTVLST yang Ajarkan Bangkit dari Keterpurukan, Begini Liriknya!

Dalam konteks Ramadan, lagu religi berfungsi membangun suasana spiritual yang khas bagi umat Muslim.

Selain faktor budaya, musik juga memiliki pengaruh psikologis terhadap pengalaman religius seseorang.

Psikolog musik John A. Sloboda dari Guildhall School of Music and Drama menjelaskan bahwa musik mampu memicu emosi yang kuat dan membantu seseorang merasakan makna tertentu secara lebih mendalam.

Dalam kajian psikologi musik, melodi dan lirik yang berkaitan dengan nilai spiritual dapat memperkuat pengalaman refleksi diri dan ketenangan batin. Hal inilah yang membuat lagu-lagu religi terasa lebih relevan saat Ramadan, ketika banyak orang sedang menjalani proses spiritual melalui puasa dan ibadah.

Baca Juga:
Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar! Gubes Unisma Prof Mas’ud Said: Istiqomah Pasca Ramadan Jadi Kunci Kemuliaan

Selain itu, unsur nostalgia juga memainkan peran penting. Banyak lagu religi yang kembali diputar setiap Ramadan sebenarnya telah dirilis bertahun-tahun sebelumnya. Namun karena selalu hadir pada momen yang sama setiap tahun, lagu-lagu tersebut akhirnya menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat.

Ketika Ramadan datang, mendengar lagu-lagu tersebut dapat membangkitkan kenangan tentang sahur bersama keluarga, berbuka puasa, atau suasana masjid yang ramai oleh jamaah tarawih.

Dengan demikian, popularitas lagu religi saat Ramadan tidak hanya disebabkan oleh tren musiman. Musik berfungsi sebagai medium budaya, emosional, dan spiritual yang membantu masyarakat merasakan makna Ramadan secara lebih mendalam. (*)

Baca Sebelumnya

IKAFAHUMA UIN Malang 'Blusukan' Bagi-bagi Parcel Lebaran untuk Guru Ngaji di Pelosok Desa

Baca Selanjutnya

PT Pakai Donk Nusantara Umumkan Pergantian CEO, Robed Jon Paloboran Resmi Pimpin Perusahaan

Tags:

ramadan puasa Lagu Religi vibe

Berita lainnya oleh Maulidya Hanin Najahah

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

13 April 2026 18:24

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

12 April 2026 13:20

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

12 April 2026 09:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Medan Cerah dan Bengkulu Hujan Ringan

11 April 2026 08:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Medan Cerah dan Bengkulu Hujan Ringan

13 Profesor Bersaing Rebut Kursi Rektor UINSA! 4 di Antaranya Perempuan

10 April 2026 16:17

13 Profesor Bersaing Rebut Kursi Rektor UINSA! 4 di Antaranya Perempuan

Prakiraan Cuaca Hari Ini 10 April 2026: Jakarta Berawan Tebal dan Bengkulu Hujan Ringan

10 April 2026 08:45

Prakiraan Cuaca Hari Ini 10 April 2026: Jakarta Berawan Tebal dan Bengkulu Hujan Ringan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar