Kenaikan Bahan Pokok dan Sektor Makanan-Minuman Jadi Penyebab Inflasi Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

3 Jan 2025 19:55

Thumbnail Kenaikan Bahan Pokok dan Sektor Makanan-Minuman Jadi Penyebab Inflasi Kota Malang
Ilustrasi kebutuhan pokok di Kota Malang yang menjadi salah satu penyumbang inflasi. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Kota Malang mengalami inflasi hingga 0,46 persen secara month to month (m-to-m) pada Desember 2024. Angka tersebut beberapa di antaranya disebabkan kenaikan harga bahan pokok hingga andil dari kelompok makanan dan minuman.

Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin menjelaskan terdapat sembilan kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi dan dua kelompok cenderung stabil.

Adapun tiga kelompok yang memberikan andil tertinggi pada inflasi ialah makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,41 persen dengan andil 0,40 persen.

Diikuti kelompok pakaian dan alas kaki mengalami inflasi 0,40 persen, dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,31 persen.

"Untuk komoditas yang menjadi penyumbang inflasi yang utama adalah telur ayam ras, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, minyak goreng, kopi bubuk, kopi siap saji, terong, kacang panjang, dan ikan mujaer," ujarnya, Jumat 3 Januari 2025.

Untuk inflasi m-to-m, telur ayam ras mengalami inflasi paling tinggi yakni mencapai 10,06 persen. Hal tersebut memberikan andil terhadap inflasi di Kota Malang sebesar 0,09 persen.

Disusul dengan bawang merah yang mengalami kenaikan harga 26,37 persen dengan andil 0,09 persen. Sekaligus cabai merah yang naik 60,97 persen berpengaruh pada inflasi Kota Malang 0,06 persen.

"Bawang merah ini mengalami inflasi karena pasokan mulai berkurang akibat panen yang menurun. Juga karena pergantian musim panen holtikultura. Sedangkan kenaikan harga minyak goreng disebabkan meningkatnya biaya produksi dan distribusi," lanjutnya.

Sementara itu inflasi year on year (y-o-y) Desember 2024 di Kota Malang sebesar 1,36 persen. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan Desember 2023 yang mencapai 2,56 persen.

"Tiga kelompok inflasi y-o-y tertinggi di perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan perubahan harga 7,32 persen. Disusul kelompok pakaian dan alas kaki perubahan harganya 3 persen, serta sektor kesehatan 2,80 persen," jelasnya.

Adapun komoditas yang selama tahun 2024 ini memberikan pengaruh pada inflasi dan menjadi penyumbang tahunan ialah emas perhiasan, bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras, minyak goreng, cigaret kretek mesin, kopi bubuk, pendidikan, rumah sakit dan bawang putih.(*)

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu
Baca Juga:
Saluran Gas Elpiji Bocor, Warung Makan Tegal di Kota Malang Ludes Terbakar
Baca Sebelumnya

Rekomendasi Objek Wisata di Pamekasan untuk Mengisi Libur Nataru

Baca Selanjutnya

Polres Batu Ungkap Sindikat Nasional Perdagangan Bayi

Tags:

Inflasi Kota Malang bahan pokok Makanan Minuman Penyumbang Inflasi BPS Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

16 April 2026 15:35

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H