Kemenkes Soroti Tingginya Kasus DBD di Indonesia

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

25 Apr 2024 09:54

Thumbnail Kemenkes Soroti Tingginya Kasus DBD di Indonesia
Ilustrasi nyamuk DBD. (Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan tengah menyoroti tingginya angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia. Tercatat hingga minggu ke-14 di bulan April 2024, DBD telah mencapai 60.296 kasus, dengan kematian 455 kasus.

Jika dibandingkan dengan data tahun lalu, tepatnya minggu ke-17 tahun 2023 terjadi kenaikan hingga 2 kali lipat. Sebelumnya hanya 28.579 kasus dengan kematian sebanyak 209 kasus.

Dilansir dari Suara.com jaringan media nasional Ketik.co.id, dr. Ida Safitri Laksanawati, SpA(K), Dokter Spesialis Anak dari Universitas Gajah Mada (UGM), mengatakan DBD adalah penyakit menular yang berasal dari serangga. Dalam dunia medis, penyakit ini dikenal sebagai penyakit arbovirus. 

Penyakit ini dapat dicegah dengan penerapan pola hidup bersih dan juga pemberian vaksin Dengue yang sudah tersedia di Indonesia sejak tahun 2016.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

"Vaksin DBD telah melalui proses penelitian dan pengembangan yang sedemikian rupa, serta telah mendapatkan evaluasi dari otoritas kesehatan terkait," jelasnya dalam International Arbovirus Summit 2024, yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 22-23 April 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan pentingnya kolaborasi internasional dalam meningkatkan kesiapan, pencegahan, dan penanganan arbovirus. 

Ia menjelaskan lima fokus dalam menangani penyakit menular seperti arbovirosis, termasuk edukasi dan pelatihan, kontrol vektor, pengawasan yang kuat, vaksin, dan terapeutik.

"Melalui edukasi dan pemahaman yang cukup, masyarakat kita menjadi tahu apa yang harus dilakukan dan dihindari, untuk mencegah penularan lebih lanjut," paparnya.

Baca Juga:
Praktik Kesehatan Ilegal di Ogan Ilir Diduga Makan Korban, Pengamat Minta Kemenkes Turun Tangan

Sementara itu, dr. Nikki Kitikiti dari Takeda Pharmaceuticals International menekankan Demam berdarah dengue menimbulkan beban yang signifikan bagi keluarga, sistem kesehatan, dan ekonomi. 

"Mengingat DBD dapat menjangkit siapa saja, tanpa pandang bulu, penanggulangan DBD memerlukan pendekatan yang terintegrasi dan kemitraan lintas-sektor yang kuat," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Menang Gugatan Proyek Jacking, Pemkot Malang Bakal Review DED

Baca Selanjutnya

KPU Kota Batu: Anggota DPRD Maju Pilkada Harus Mengundurkan Diri

Tags:

kesehatan dbd Kementerian Kesehatan Peningkatan kesadaran masyarakat Edukasi Vaksin DBD

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H