KETIK, SIDOARJO – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) menyalurkan 35.835 paket santunan untuk 115 anak yatim dan penyandang disabilitas, di Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas, Kamis, 26 Juni 2026 di Aula Kanwil Kemenag Jatim.
Ratusan anak yatim dan penyandang disabilitas itu menerima paket yang terdiri dari sembako, perlengkapan sekolah dan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ikhtiar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Peaceful Muharram 1448 Hijriah yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar mengatakan, bahwa memuliakan anak yatim merupakan amanah yang diajarkan dalam Alquran. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyakiti, menelantarkan, maupun mengambil hak-hak anak yatim.
"Jangan membentak anak yatim apalagi jangan menelantarkan mereka. Cukupi kebutuhannya. Jaga hartanya, jangan sampai memakan harta anak yatim. Didik dan sayangilah mereka, karena setiap kebaikan yang kita lakukan sejatinya akan kembali kepada diri kita sendiri," pesannya.
Baca Juga:
UNESA Gelar Wisuda, Rektor Nur Hasan Ingatkan Lulusan Adaptif Terhadap TeknologiLanjutnya, Lebaran Yatim bukan sekadar agenda penyaluran bantuan, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.
"Menjadi yatim bukan kehendak mereka, begitu pula menjadi penyandang disabilitas. Masa depan yang baik adalah milik semua orang. Allah menjaga mereka melalui tangan-tangan baik kita, para pengurus panti, lembaga sosial, orang tua, serta seluruh masyarakat," ujarnya.
Kakanwil juga memberikan motivasi kepada para penerima manfaat agar terus bersemangat meraih cita-cita.
"Jangan pernah putus asa. Banyak orang baik di sekitar kalian dan Allah SWT akan selalu membersamai setiap langkah kalian menuju masa depan yang lebih baik," ungkapnya.
Baca Juga:
Momen 10 Muharram, IKAMA Perkuat Semangat Berbagi Lewat Santunan Anak YatimDalam kesempatan yang sama, ia mengapresiasi peran BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Forum Zakat (FOZ), serta filantropi secara profesional, amanah, transparan dan berdaya.
"Semoga Lebaran Yatim tahun ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Teruslah belajar, berusaha, dan jadilah anak-anak yang sukses di masa depan," tuturnya. (*)