KETIK, PALEMBANG – Seorang petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palembang sempat hampir pingsan saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran lahan di kawasan Pulau Kerto, Kecamatan Gandus, Palembang, Rabu 27 Agustus 2026 lalu.

Petugas tersebut diketahui bernama Angga, personel Damkarmat Sektor Gandus. Kondisi tersebut diduga terjadi akibat kelelahan setelah berjibaku memadamkan api, ditambah paparan asap di lokasi kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palembang, Kemas Haikal, S.Kom, mengatakan petugas tersebut sempat mengalami kondisi kurang sehat hingga hampir kehilangan kesadaran.

“Terima kasih, sebenarnya memang ada satu petugas kita kemarin dalam kondisi yang kurang sehat, sempat terjadi hampir pingsan, tapi tidak terjadi pingsannya. Itu mungkin dikarenakan kemarin setelah kami monitoring, dikarenakan sedikit kecapean,” kata Kemas Haikal saat diwawancarai Kamis 27 Agustus 2026.

Menurutnya, meningkatnya intensitas kebakaran lahan di Kota Palembang membuat beban kerja para personel Damkarmat semakin tinggi. Dalam sehari, jumlah lokasi kebakaran lahan bahkan dapat mencapai lebih dari lima titik.

Baca Juga:
Hilang Kendali, Truk Damkar Terguling dan Tabrak Honda Vario di Kota Batu

“Karena durasi pemadaman yang terjadi sekarang ini sangat meningkat, dimana kejadian kebakaran di Kota Palembang khususnya lahan ini sekarang rata-rata sudah di atas lima lokasi kejadian. Dan sempat memang pada hari sebelumnya itu ada lebih kurang enam lokasi yang berbarengan,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, Angga langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi masalah kesehatan lainnya dan petugas diperbolehkan pulang.

“Sudah kita bawa ke rumah sakit, sudah dilakukan screening kesehatan. Alhamdulillah langsung pulang karena memang tidak ada indikasi yang lain-lain,” jelasnya.

Kemas mengatakan, pihaknya juga langsung menginstruksikan seluruh personel yang bertugas melakukan pemadaman agar lebih memperhatikan keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap.

Baca Juga:
Gerai Makanan Cepat Saji di IP Palembang Terbakar, Asap Tebal Membubung

“Kami langsung mengeluarkan instruksi untuk para petugas yang melakukan pemadaman untuk menggunakan alat pelindung diri secara lengkap, termasuk masker dan lain-lain,” katanya.

Ia menambahkan, Damkarmat Kota Palembang bersama Dharma Wanita juga akan memberikan bantuan berupa vitamin untuk membantu menjaga stamina para petugas yang berada di lapangan.

“Dinas Damkarmat bersama Dharma Wanitanya insya Allah besok akan mendistribusikan bantuan untuk meningkatkan stamina berupa vitamin dan lain-lain,” ujarnya.

Kemas mengungkapkan, hingga Kamis 27 Aguatus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB, pihaknya telah menerima informasi adanya tujuh lokasi kebakaran lahan. Namun, berkat kesigapan petugas, api di sejumlah lokasi tersebut dapat segera dipadamkan.

“Seperti hari ini saja, per jam tiga tadi saya dapat update informasi sudah tujuh lokasi yang terjadi kebakaran lahan. Tapi alhamdulillah dengan kesiapsiagaan petugas, lokasi lahan yang terbakar bisa dapat dipadamkan, jadi tidak sampai berhari-hari,” ungkapnya.

Ia menyebut sejumlah titik kebakaran lahan berada cukup berdekatan, dengan jarak sekitar 100 hingga 200 meter. Sementara beberapa titik lainnya berada di lahan kosong yang jauh dari permukiman warga.

Kemas pun mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila melihat adanya titik api, meskipun masih dalam skala kecil. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat 112.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat satu titik saja kecil, segera melaporkan melalui call center kita di 112. Itu bebas pulsa, bebas signal juga. Jadi kalau kondisi tidak ada signal pun, dia bisa tetap melakukan panggilan 112,” tegasnya.

Kemas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Damkarmat yang terus berada di garis depan dalam menangani kebakaran di Kota Palembang.

“Saya menyampaikan kepada seluruh petugas, tetap semangat. Mudah-mudahan segala sesuatu apa yang sudah kalian lakukan dalam hal penanggulangan kebakaran dapat dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya.

“Ini merupakan kegiatan kemanusiaan, walaupun ini juga merupakan tugas dari kita sebagai petugas dan personel kebakaran. Apresiasi yang setinggi-tingginya dari saya sendiri sebagai Plt Kepala Dinas Damkarmat,” sambungnya.

Ia berharap seluruh personel Damkarmat tetap menjaga keselamatan dan terus menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat Kota Palembang dari ancaman kebakaran lahan.

“Mudah-mudahan kalian, garda terdepan Kota Palembang, dapat menyelamatkan Kota Palembang dari bencana kebakaran hutan ini,” pungkas Kemas Haikal.(*)