Kejurnas Horseback Archery di Gunung Kelud Jadi Ajang Pembinaan Nasional, Jawa Timur Juara Umum

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Rahmat Rifadin

7 Des 2025 19:15

Thumbnail Kejurnas Horseback Archery di Gunung Kelud Jadi Ajang Pembinaan Nasional, Jawa Timur Juara Umum
Salah satu kategori pemenang Senior Indonesian Track dalam Kejurnas Horseback Archery 2025 di kawasan wisata Gunung Kelud Kabupaten Kediri, Minggu (7/12/2025). (foto : Pordasi for Ketik).

KETIK, KEDIRI – Kejurnas Horseback Archery (HBA) 2025 di kawasan wisata Gunung Kelud Kabupaten Kediri bukan hanya menjadi panggung kompetisi nasional, tetapi juga ajang pembuktian kualitas atlet Indonesia di level dunia.

Gelaran ini diikuti 230 peserta dari 15 provinsi, berlangsung pada 6-7 Desember setelah dipindahkan dari Bromo karena faktor alam. Jawa Timur tampil dominan dan menyabet gelar juara umum.

Ketua Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) Aryo Djojohadikusumo, menegaskan bahwa Kejurnas HBA menjadi bagian penting dalam program pembinaan atlet berkuda panahan. Aryo menyebut kualitas atlet Indonesia kini berada di posisi atas dunia, bahkan mampu mengungguli negara-negara dengan tradisi kuda yang kuat. 

Menurutnya, ajang ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ranking dan menyiapkan atlet menuju kejuaraan internasional.

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

"Kejurnas ini kami selenggarakan untuk menjaring juara nasional di cabang berkuda memanah. Indonesia saat ini berada di peringkat dua dunia, mengalahkan negara-negara dengan tradisi kuda yang sangat kuat. Ini bukti kualitas atlet kita," kata Aryo, Ahad 7 Desember 2025. 

Ia menambahkan, meski pelaksanaan dipindah dari Bromo ke Kelud dalam waktu singkat, panitia berhasil menjalankan acara dengan baik. Aryo memastikan pembinaan tetap berlanjut tahun depan dengan program seleksi dan persiapan menuju turnamen dunia.

Foto Salah satu penampilan atlet berkuda di Kejurnas Horseback Archery (HBA) 2025 di kawasan wisata Gunung Kelud Kabupaten Kediri, Minggu (7/12/2025). (foto : Pordasi for Ketik).Salah satu penampilan atlet berkuda di Kejurnas Horseback Archery (HBA) 2025 di kawasan wisata Gunung Kelud Kabupaten Kediri, Minggu (7/12/2025). (foto : Pordasi for Ketik).

Sementara itu, Ketua Pengprov Pordasi Jawa Timur, Sentot Djamaluddin mengatakan bahwa animo peserta sangat tinggi dan melampaui perkiraan awal. Dari target 80 peserta, jumlah yang hadir mencapai lebih dari 230 atlet dari berbagai provinsi. 

Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Menurut Sentot, antusias besar ini menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga panahan berkuda di Indonesia.

"Kejurnas Prospek Komisi HBA ini diikuti 15 provinsi dengan 230 peserta. Ini menunjukkan minat yang sangat tinggi," ucapnya.

Sentot juga menegaskan pemilihan Gunung Kelud sebagai tuan rumah merupakan bagian dari strategi sport tourism. Dengan latar pemandangan alam yang kuat, event nasional ini menjadi promosi pariwisata sekaligus memperkenalkan potensi Kediri kepada masyarakat luas. 

"Kami ingin mengangkat potensi pariwisata Kediri. Gunung Kelud dan sekitarnya punya daya tarik besar. Konsep sport tourism ini sejalan dengan arahan Ketua Umum," tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata menyambut positif gelaran nasional tersebut. Hakim menyebut, selain memacu motivasi atlet daerah, kegiatan ini juga berdampak langsung terhadap pariwisata dan UMKM lokal. 

Aktivitas penonton dan peserta memperkuat perputaran ekonomi di sekitar lokasi wisata.

"Event nasional di Gunung Kelud seperti ini sangat strategis. Selain meningkatkan motivasi atlet daerah, dampaknya juga nyata bagi pariwisata dan UMKM. Kami mendukung penuh agar kejuaraan seperti ini bisa rutin digelar di Kediri," ungkap Hakim.

Hakim juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PP PORDASI kepada Kabupaten Kediri sebagai tuan rumah.

"Ini kebanggaan dan kehormatan bagi kami, karena bisa menyelenggarakan Kejurnas sekaligus menyaksikan atlet-atlet terbaik nasional berlaga di sini. Semoga Kejurnas ini menjadi motivasi bagi para atlet untuk semakin berprestasi," bebernya.

Pada kejuaraan ini, dua kategori utama dipertandingkan, yaitu memanah di atas kuda (on horse) diikuti 70 peserta, serta memanah di darat (on ground) dengan 160 peserta. Persaingan ketat terjadi lintas kategori usia, mulai pelajar hingga senior. Atlet-atlet Jawa Timur tampil mencolok pada nomor Ground Archery dan beberapa nomor utama di HBA.

Golden Tiket Fetih Kupasi, tiket menuju turnamen panahan berkuda bergengsi di Turki resmi diberikan kepada Vera Nurbaiti dari Jawa Barat setelah menjadi yang terbaik pada kategori Senior Putri Ground Archery. Pada kategori U16 Triple Shoot, Aqilah Fathiyah El Haq dari Jawa Timur tampil stabil dengan total skor 23, unggul atas Kaisar Akhtar Firdauz dari Jawa Barat dan M. Fawwaz Zidan dari Sumatera Barat.

Kategori Junior Triple Shoot dimenangkan Abdurrahman dari Jawa Timur dengan total skor 24, memperpanjang daftar prestasi atlet muda Jatim. Sementara itu, di kategori Putri Triple Shoot, medali emas diraih Nabila Rizky Pradipta dari Banten dan Aqilah kembali naik podium dengan perak.

Untuk kelas elite Senior Serial Shoot, Ariga Dwisurya Mahaputra Sultan Shadiq dari Jawa Barat mencatat total skor tertinggi 38, disusul Omar El Farooq Putra Alleut yang mempersembahkan medali untuk Jawa Timur. Di kategori Senior Indonesian Track, Jawa Tengah masih menunjukkan kekuatan melalui penampilan Hammas Syauqi Syahid, sementara Jawa Timur kembali naik podium melalui Omar El Farooq.

Hasil akhir memastikan Jawa Timur sebagai Juara Umum Kejurnas Pordasi Kelud 2025 dengan raihan dua emas dan tiga perak. Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dengan satu emas dan dua perak, disusul Jawa Tengah dengan satu emas dan dua perunggu. Provinsi Banten, Sumatera Barat, dan Bali turut memperkaya persaingan di podium.

Dengan dominasinya pada perolehan medali dan tingginya kualitas pertandingan, Kejurnas HBA di Gunung Kelud Kabupaten Kediri menjadi bukti bahwa Jawa Timur masih menjadi pusat kekuatan panahan berkuda di Indonesia, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi atlet nasional menuju panggung internasional. (*)

Baca Sebelumnya

PT Bama Prima Textile Buka Lowongan Operator Tenun Shuttle Dobby Komputer, Minimal Ijazah SMP

Baca Selanjutnya

Tidak Terlihat 3 Hari, Lansia di Kota Madiun Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Tags:

Pordasi Kediri horseback Archery 2025 kediri gunung Kelud berkuda Kediri

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar