KETIK, PALEMBANG – Tim Satgas Rajawali Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan ribu benih bening lobster (BBL) di perairan Kuala Mendahara, Tanjung Jabung, Provinsi Jambi, Selasa, 5 Mei 2026.
Komandan Lanal Palembang, Arry Hendrawan, mengungkapkan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima tim terkait aktivitas mencurigakan di wilayah perairan tersebut.
“Sekitar pukul 18.30 WIB pada Senin, 4 Mei 2026, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pemantauan,” ujarnya dalam konferensi pers di Lanal Palembang.
Saat melakukan patroli, tim mendapati sebuah speedboat yang membawa muatan mencurigakan.
Namun, ketika hendak dihentikan, para pelaku justru melarikan diri.
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jumat 3 April 2026: Lampung dan Jambi Cerah“Ketika akan dihentikan, speedboat tersebut terus melaju. Tim kemudian melakukan pengejaran dan sempat memberikan tembakan peringatan,” jelasnya.
Aksi kejar-kejaran berlangsung hingga kawasan hutan bakau di Kuala Mendahara yang dikenal sebagai habitat buaya muara.
Dalam kondisi tersebut, speedboat pelaku akhirnya kandas setelah menerobos area mangrove.
“Pelaku berjumlah dua orang nekat kabur ke dalam hutan bakau yang masih banyak dihuni buaya muara,” ungkap Arry.
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini 01 April 2026: Lampung Cerah, Jambi Cerah berawanKarena kondisi medan yang sulit, tim tidak dapat melanjutkan pengejaran.
Namun, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 25 boks styrofoam berisi sekitar 125.000 ekor benih bening lobster.
Nilai kerugian negara dari upaya penyelundupan ini diperkirakan mencapai Rp6,25 miliar.
Diduga kuat, benih lobster tersebut akan diselundupkan ke Singapura dan Malaysia.
“Ini sesuai instruksi pimpinan, kami akan terus meningkatkan pengawasan dan menindak tegas pelaku penyelundupan BBL di wilayah kerja Lanal Palembang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Satwas SDKP Palembang-Pangkalan PSDKP Batam, Robyyanto Tanum, mengapresiasi keberhasilan tim TNI AL dalam menggagalkan penyelundupan tersebut.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan, Aries Irwan Wahyu, yang menyebut langkah tersebut sebagai bentuk nyata perlindungan sumber daya kelautan.
“Kami berterima kasih dan memberikan penghargaan atas upaya TNI AL Lanal Palembang dalam menggagalkan penyelundupan benih bening lobster,” ujar Robyyanto.
Ia menambahkan, benih lobster yang berhasil diamankan akan segera dilepasliarkan kembali ke habitatnya di wilayah perairan Lampung.(*).